Monday, June 19, 2017

Cobalah Berhenti Merokok!

Cobalah Berhenti Merokok! | adipraa.com
Cobalah Berhenti Merokok!
Adipraa.com - Dalam kehidupan sehari-hari ini, merokok sudah menjadi budaya yang terbiasakan. Di lingkungan sekitar rumah, di tempat kerja hingga di jalanan umum yang biasa kita lewati dapat kita temui orang yang sedang merokok. 

Karena menjadi bagian dari gaya hidup, berhenti merokok sudah menjadi hal yang sulit dilakukan. Sama halnya dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang, sebenarnya rokok dapat menimbulkan ketergantungan. Efek ketergantungan ini timbul dari bahan kimia yang terkandung di dalam rokok yaitu "Nikotin". Saat merokok, bahan kimia Nikotin akan memacu kerja sel-sel syaraf di otak dan menimbulkan efek "senang". Sekali otak terpapar oleh Nikotin, maka otak akan mencari-carinya lagi, lagi dan lagi.

Cobalah Berhenti Merokok! Tidak ada satupun jenis rokok yang aman untuk dihisap, semua jenis rokok mengandung bahan kimia yang berbahaya. Tidak ada istilah ringan dan sangat ringan dalam rokok, semua berbahaya. 

Dampak negatif merokok pada tubuh terjadi secara perlahan-lahan, sehingga perokok masih terlihat sehat. Dan mungkin mereka yang merokok tidak akan merasakan gejala-gejala dari penyakit yang berhubungan dengan merokok. Apabila terlihat gejala penyakit muncul, biasanya penyakit sudah berkembang sampai tahap lanjut. 

Mungkin kamu bisa melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat seperti berolahraga, makan permen, atau bermain fidget spinner yang dapat menjadi aktivitas pengganti merokok. Bergaul dengan teman-teman yang bukan perokok dapat pula membantu usaha kamu untuk berhenti merokok.
Kendalikan keinginan merokok | adipraa.com
Kendalikan keinginan merokok
Kendalikan keinginan merokok! Setiap usaha yang baik pasti akan mengalami hambatan dan rintangan. Bila kamu mencoba untuk berhenti merokok, pastinya ada keinginan yang hebat untuk merokok kembali. Inilah yang dinamakan gejala putus rokok (withdrawal symptoms). Efek ini terjadi karena otak merasa "kesenangannya" terganggu. Keinginan untuk merokok akan semakin berkurang sejalan dengan kuatnya tekad untuk berhenti merokok. Jika merasa keinginan ini sulit diatasi, cobalah untuk menarik nafas dalam-dalam lewat hidung, rasakan leganya paru-paru, dan keluarkan nafas lewat mulut. Lakukan hal ini secara berulang 3-5 kali, insyaallah keinginan merokok akan berkurang. 

Tumbuhkan niat dan tetapkan waktu yang tepat untuk berhenti merokok. Setiap usaha yang dilakukan mulailah dengan niat. Bila telah menetapkan NIAT untuk berhenti merokok, maka 75% KEBERHASILAN telah kamu dapatkan. Gunakan saat-saat istimewa kamu sebagai pengingat akan tekad untuk berhenti merokok, misal memakai hari ulang tahun anak/istri atau hari jadi pernikahan untuk memulai berhenti merokok. 
Dukungan dari orang-orang terdekat kunci sukses berhenti merokok | adipraa.com
Dukungan dari orang-orang terdekat kunci sukses berhenti merokok
Terakhir, mintalah bantuan kepada orang terdekatmu untuk selalu mengingatkan untuk berhenti merokok. Dukungan dari keluarga, sahabat dan orang-orang terdekat merupakan faktor yang sangat penting untuk membantu berhenti merokok. Hal ini menjadi kunci pokok keberhasilan berhenti merokok. 

Ya, katakanlah bahwa berhenti merokok adalah pilihan terbaik, pertimbangkanlah akan bahaya penyakit-penyakit akibat rokok. Dan sayangilah pula orang-orang di sekitar, mereka pun akan ikut terpapar akan bahaya dari asap rokok. Hidup sehat tanpa rokok, Yuk ah. Cobalah Berhenti Merokok!
Previous Post
Next Post
Related Posts

18 comments:

  1. Waduhhh, suamiku dibilangi masih saja ngrokok mas..aku itu sampai bikin larangan dirumah mas, asap rokok gak boleh masuk ke dalam rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo belum ada niat dari diri sendiri utk berhenti merokok memang susah mbak Yuni.

      Delete
  2. suami adikku juga perokok berat...meski udah kena paru2 tp ndak mau brenti..py jal mas ? he he ...untunglah misuaku tidak suka merokok, karena aku juga dari dulu tidak suka cowok perokok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kembali pada pribadi masing2 mbak, kalau sdh nagih sulit utk berhenti, dan semua itu butuh niat kuat dari diri sendiri.

      Delete
  3. Sepakat. Aku juga nggak suka bau rokok. Dulu..jaman kuliah..aku punya pacar merokok. Tapi endingnya kami nggak berjodoh. Untung suamiku sekarang bukan perokok. Rumah lebih sehat karena tanpa asap rokok

    ReplyDelete
  4. Niat banget saya pengen berhenti, tapi itu... gak bisa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Semoga bisa ya Bang Ancis...

      Delete
  5. berhenti merokok harus punya tekad yang benar2 bulat. Liat orang di sekeliling mau brenti susah. karena sekarang orang2 udh dominan ngerokok, ngobrol, ngafe dll sambil ngerokok. Ngeliat org ngerokok akhirnya ngerokok juga. bener2 harus punya tekad sekuat baja :D

    ReplyDelete
  6. Bapak saya masih merokok mas... Susah berhenti memang, tapi bbrp tahun terakhir ini udah berkurang intensitasnya :)

    ReplyDelete
  7. yap setuju saya. kalau berhenti merokok jual rokok ke luar negeri tidak untuk konsumsi orang negeri pasti joss :) tidak ada kata bangkrut dan bilang gimana yang kerja di pabrik rokok walapun saya tahu itu tidak semudah berbicara seperti ini hehe

    ReplyDelete
  8. Untungnya saya bukan perokok gan.. Ya karena saya sadar memang merokok itu sangat merugikan.. tak hanya bagi diri sendiri namun juga lingkungan sekitar dan orang lain..

    ReplyDelete
  9. Sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan dan mending uangnya ditabung.

    ReplyDelete
  10. Kalau perokok tahu betapa tersiksanya orang lain yang ikut menghisap asapnya mungkin mereka malas untuk merokok.Saya sering merasakannya bahkan tetangga saya yang merokok bau asapnya sampai kedalam rumah

    ReplyDelete
  11. udah jd candu sepertinya rokok itu ya, gak bisa mau berhenti krn gak niat, mirisnya di bln puasa ini, sdh bisa menahan gak ngerokok lbh dari 12jam, tapi knp tetep aja dilanjut ngerokok habis berbuka :(

    ReplyDelete
  12. Ayah saya berhasil berhenti merokok. Tentu saja dengan tidak mudah. Salah satu kiat nya dulu, sering bawa permen yg menyegarkan mulut untuk menggantikan rokok ( ketika mulut sudah terasa pahit, katanya ).

    ReplyDelete
  13. Kalau deket yang merokok saya suka sesak napas. Akhirnya selalu menghindar. Dulu ketika ayah masih ada suka ngerokok, akhirnya aku support supaya berhenti.

    ReplyDelete
  14. Dan saya sampai sekarang tidak tertarik untuk mencoba coba merokok loh mas adi :)

    ReplyDelete
  15. Untung saya gak merokok, jadi gak susah2 berhenti merokok hehe

    ReplyDelete