Kamis, 02 November 2017

Festival Fotografi Kompas "Unpublished", Menerbitkan Yang Tidak Terbit

adipraa.com - Banyak yang mengamini jika sebuah foto itu lebih berbicara ketimbang seribu kata. Betul ga gaes! Terlebih lagi jika foto tersebut diambil oleh seorang wartawan saat merekam peristiwa atau momen tertentu untuk naik cetak sebagai berita yang akan disajikan kepada publik. Pemuatan foto ini dapat menghidupkan dan menguatkan sebuah tulisan di banyak media. Namun terkadang foto yang direkam oleh para pewarta berita tak selamanya lolos editorial karena alasan tertentu. Dan akhirnya foto-foto tersebut nganggur tak terpublikasi alias "Unpublished".
Festival Fotografi Kompas "Unpublished" | adipraa.com
Festival Fotografi Kompas "Unpublished"

Melalui festival fotografi yang bertajuk "Unpublished", Harian Kompas yang kini telah memasuki usia ke-52 menghadirkan pameran karya-karya fotografi jurnalistik yang tidak termuat. Festival ini digelar pada tanggal 1 s.d. 5 November 2017 di Museum Bank Indonesia Yogyakarta.

Main di festival fotografi Kompas kali ini, saya mengajak Mas Andi Nugraha pemilik blog diarymahasiswa.com yang punya sepeda ciamik dinamai si fijo (Fixie Ijo). Makasih ya mas, mau diajakin meet up sekaligus main bareng meski hanya sekejap saja. Yang penting menyambung tali silaturahmi antar blogger. Haseek.
Suasana di Museum Bank Indonesia | adipraa.com
Suasana di Museum Bank Indonesia

Kembali ke festival fotografinya, disini kita akan melihat foto-foto jepretan para jurnalis yang "gagal" dimuat di Harian Kompas. Foto-foto yang dipamerkan adalah foto pilihan yang diambil dari buku UNPUBLISHED yang diterbitkan tahun 2014.
Buku "Unpublished" Kompas | adipraa.com
Buku "Unpublished" Kompas

Buku "Unpublished" ini menerbitkan foto-foto yang tidak terbit dari 22 pewarta foto Kompas. Ada sekitar 500 imaji yang tersaji dalam buku bersampul dominan warna kuning dengan ketebalan 320 halaman ini. Foto karya jurnalis Kompas tak termuat ini bukan berarti jelek atau kalah dalam kualitasnya. Foto-foto jurnalistik tersebut menjadi harta karun tak ternilai sebagai dokumentasi dan pencatat sejarah peradaban manusia. 

Banyak peristiwa atau momen menarik yang terekam dalam pameran foto jurnalistik satu ini. Mulai dari peristiwa kerusuhan, bencana alam sampai momen olahraga. Di postingan kali ini, saya mencoba merangkum beberapa foto yang menarik untuk disimak, check this out:
Erupsi Gunung Merapi Tahun 2010 | adipraa.com
Erupsi Gunung Merapi Tahun 2010
Tak terasa sudah 7 tahun berlalu. Peristiwa Erupsi Gunung Merapi ini banyak merubah wajah Yogyakarta, khususnya bagian utara. Inilah erupsi terbesar dalam sejarah yang merenggut banyak nyawa termasuk sang kuncen, Mbah Maridjan. 
Presiden RI ke-7 | adipraa.com
Presiden RI ke-7
Di beberapa foto yang diambil oleh Wisnu Widiantoro ini terlihat beragam kegiatan dari Presiden Joko Widodo. Tampak Presiden RI ke-7 ini tidak terlalu suka yang terlalu protokoler. Nice one!
Ngeri liatnya!
Ngeri liatnya!
Ngeri liat foto yang ukurannya paling besar ini. Foto jepretan Eddy Hasby ini memperlihatkan seorang mahasiswa  dari kelompok pro kemerdekaan yang terjerembab tewas bersimbah darah di jalan Audian depan biara Santo Paulus Dili. Mungkin foto ini tidak lolos editorial karena menonjolkan kekejaman dan memiliki kesan "tak pantas" untuk konsumsi publik. Is it right!

Masih banyak lagi foto-foto jurnalistik menarik lainnya yang bisa kamu lihat disini. Foto yang menjadi saksi sebuah peristiwa masa lalu yang dapat kita jadikan pembelajaran. Dokumentasi dari sejarah yang tak bisa dilupakan.

FYI, Festival Fotografi Kompas ini selain hadir di Yogyakarta, diselenggarakan pula di Surabaya pada tanggal 8 s.d. 12 November 2017 dan di Bandung pada tanggal 15 s.d. 19 November 2017. Tak hanya menyuguhkan pameran foto jurnalistik, gelaran Kompas ini ada workshop dan lomba fotografinya juga lho gaes! Kepoin rundown acaranya di akun instagram @kompasfotoSo, dont miss it!
Previous Post
Next Post
Related Posts

15 komentar:

  1. foto yg terakhir ngeri banget

    BalasHapus
  2. iya foto terakhir ngeri mas
    sengeri cerita tragedi santa cruz itu

    BalasHapus
  3. Ternyata foto-foto yang "unpublished" lebih berharga dari yang "published". di awal saat saya baca judul saya kira unpublished itu fotonya jelek ternyata itu semua salah :)

    BalasHapus
  4. Foto yang terakhir entah tak pantas atau entah memang enggan untuk dipublikasikan. Sebelumnya salam kenal dari saya. :D

    BalasHapus
  5. Jogja dapat jatah juga hahahhaha. Keren dah, kayaknya yang workshop atau apa itu ada arbain rambe ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Sitam, ada diskusi foto jurnalistik Kompas bersama Arbain Rambey, jadwalnya tgl 5 November 2017. Makasih sudah berkunjung dimari.

      Hapus
  6. pernah ikut pelatihan fotografi, takjub mas hasil jepretan mastah, kameranya aja harganya 250 juta

    BalasHapus
  7. Sepertinya pernah ada yang dipublish di koran kompas, di tajuk khusus judulnya sama seperti pameran ini "unpublished". Ternyata mempublish foto di surat kabar itu memang banyaaaaak sekali pertimbangannya yang orang awam kayak aku ini seringnya enggak ngerti...

    BalasHapus
  8. Suka takjub dg hasil jepretan fotografer....foto memang sebuah karya seni yg bisa menggambarkan berbagai suasana bahkan bisa menghidupkan suasana...tapi terus terang sebagai orang awam kadang saya belum mengerti apa maksud dibalik sebuah foto....seniman itu emang hebat😍😍😍😍

    BalasHapus
  9. Aku belum sempet post malah, Mas, terma kasih udh diajak jalan-jalan, Mas.
    Next time lagi lah..
    Mejeng juga itu foto..hehe

    Keren-keren ya, fotonya. Jadi pengen bisa juga belajar fotografi :)

    BalasHapus
  10. Wah makasih yaaa sharenya, jadi nambah wawasan kak

    BalasHapus
  11. Nambah satu ilmu lagi nih. :D Makasih, ya? :D

    BalasHapus
  12. Weee, jadi ingat nih, bahwa sudah lama saya tak ke Kompas. Siiippp, Mas, semoga nanti dapat main lagi ke sana.

    BalasHapus
  13. "Foto-foto jurnalistik tersebut menjadi harta karun tak ternilai sebagai dokumentasi dan pencatat sejarah peradaban manusia."

    Saya setuju dengan statement ini. 😊

    BalasHapus
  14. Wahh keren-keren banget!
    Ingin hadir yang di Surabaya, tapi sepertinya tidak jodoh jadwalnya :(

    Ntah kenapa kok saya malah agak menikmati foto yang gire2 gitu ya hehehe ._.

    BalasHapus