Friday, 20 April 2018

Antri lama di Warung Bakmi Djawa Mbah Hadi, No Problem!

adipraa.com - Yang namanya kuliner "legend" itu ya, butuh pengorbanan untuk menikmatinya. Untuk kualitas rasa, jelas tak diragukan lagi. Konsekuensinya adalah antrian yang panjang dan butuh kesabaran untuk menunggu pesanan datang. Saya pun tidak pernah kapok untuk kembali menikmati lezatnya bakmi goreng di Warung Bakmi Djawa Mbah Hadi yang beralamat di Jalan C. Simanjuntak No. 1 Yogyakarta. Tau kan lokasinya? Masuk aja di SPBU Terban, warungnya ada di pojokan.
Antri Lama di Warung Bakmi Djawa Mbah Hadi, No Problem! | adipraa.com
Antri Lama di Warung Bakmi Djawa Mbah Hadi, No Problem!

Dan hujan kembali turun, membasahi Jogjaku. Tepat pukul 18.40 WIB di malam sabtu (20/4), saya bersama anak-bojo sudah berada di Warung Bakmi Djawa Mbah Hadi. Istri saya antri untuk memesan menu bakmi, dan saya bersama anak lanang bertugas mencari tempat duduk.
Antri pesan menu Bakmi Djawa | adipraa.com
Antri pesan menu Bakmi Djawa

Ya, seperti biasa, pengunjung saat itu ramainya bukan main. Dari tiga lokasi makan yakni Lantai 1 baik itu dalam maupun luar serta lantai 2 hampir semua penuh terisi. Hanya tersisa beberapa kursi yang berada di lantai 2. 
Lantai 1 bagian dalam warung Bakmi Djawa Mbah Hadi | adipraa.com
Lantai 1 bagian dalam warung Bakmi Djawa Mbah Hadi

"Dapat nomer berapa, nda?" tanya saya saat istri menyusul ke tempat dimana kami duduk. Dan nomer antrian kami adalah "29". Lirik sana lirik sini, ternyata meja sebelah dapat nomer 16 pesanannya belum datang. Yes, bisa buat pembelajaran anak lanang untuk sabar menanti pesanan datang.
Es Tape Warung Bakmi DJawa Mbah Hadi | adipraa.com
Es Tape

Minum pun telah diantar, kira-kira datang setelah tiga belas menit berlalu, Es Jeruk, Es Tape dan Teh Anget siap di atas meja. Lumayan, buat membasahi mulut. Hahaha.
POM Bensin Terban | adipraa.com
POM Bensin Terban

Sembari memandangi aktivitas yang ada di POM Bensin Terban dari jendela, kepoin jam tangan, waktu telah menunjukkan pukul 19.30 WIB. Dan nomor 22 pun pesanannya telah diantarkan. Masih tersisa tujuh antrian lagi. Saya perhatikan anak-bojo mengisi waktu dengan bermain game berdua.
Bakmi Goreng Djawa Mbah Hadi | adipraa.com
Bakmi Goreng Djawa Mbah Hadi

Tepat jam delapan kurang dua menit, akhirnya pesanan kami pun datang setelah hampir setengah gelas minuman disruput sedikit demi sedikit.
Baca juga cerita kulineran lainnya disini: Makan Sore Di Zefa Soup Limasan
Alhamdulillah, tak sia-sia menunggu lama. Aroma bakmi goreng pesanan saya begitu menggoda. Foto dulu buat dipajang di blog, "cekrek". Berdoa dan siap menyantap lezatnya bakmi gorengnya Warung Bakmi DJawa Mbah Hadi.
Habis dalam waktu 10 menit saja | adipraa.com
Habis dalam waktu 10 menit saja

Yang membuat citarasanya khas itu ya dari cara masaknya. Bakmi Djawa dimasak satu-persatu dengan menggunakan anglo yang berbahan bakar arang. Dan hasilnya, rasa gurih dari Bakmi Goreng Djawa yang saya pesan pas di lidah. Untuk topingnya ada suwiran daging ayam, telur bebek, potongan seledri, kol dan bawang goreng. Tak ketinggalan lombok rawit buat yang doyan pedas. Top-markotop! Antri lama di Warung Bakmi Djawa Mbah Hadi, No Problem! E-tapi makannya cuma 10 menit aja. Kok agak kesel yaFIN


Ngletus lombok pitu trus tinggal lungo, nek madhang iku ojo lali dedungo. 

Thursday, 12 April 2018

Meet & Greet Film "Terbang: Menembus Langit" di Hartono Mall Yogyakarta

adipraa.com - Menyimak perfilman di Indonesia, dewasa ini sepertinya sedang ramai dihiasi dengan film biografi atau istilah lainnya biopic (biographical motion picture). Kemunculan beberapa film biopic dirasa mampu memberikan warna lain untuk industri film Indonesia. Salah satu yang akan segera tayang di bulan April 2018 ini adalah Film "Terbang: Menembus Langit".
Film "Terbang: Menembus Langit" | adipraa.com
Film "Terbang: Menembus Langit"

Film besutan Fajar Nugros ini siap tayang di bioskop-bioskop di Indonesia. Film "Terbang: Menembus Langit" mengangkat kisah nyata pengalaman hidup Onggy Hianata. Tentang bagaimana seorang pebisnis dan motivator asal Tarakan ini dengan tekadnya yang kuat berjuang menggampai mimpinya. Aral rintangan yang ada, dihadapi dengan semangat pantang menyerah saat merantau keluar tanah Borneo, Kalimantan, menuju Surabaya dan akhirnya ke Jakarta.
Baca artikel reportase lainnya disini: Melihat Kesenian Jathilan "Roso Tunggal"
Pastinya menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi aktor dan aktris berperan di film biopic ini, khususnya bagi dua tokoh pemeran utamanya, yaitu Onggy (Dion Wiyoko) dan Candra (Laura Basuki). Pasalnya film semacam ini harus bisa menampilkan karakter kuat sesuai dengan tokoh aslinya agar pesan yang disampaikan dapat tersampaikan.
Laura Basuki menceritakan pengalamannya saat syuting | adipraa.com
Laura Basuki menceritakan pengalamannya saat syuting

Rabu malam (11/4), saat Meet and Greet Film Terbang di Hartono Mall Yogyakarta, Laura yang beradegan sebagai istri Onggy menceritakan pengalamannya selama syuting di Surabaya. Lama vacum setelah melahirkan, film "Terbang: Menembus Langit" ini menjadi film pertamanya. Panasnya suasana di Kota Pahlawan membuat dia harus selalu menjaga mood agar bisa menampilkan adegan yang terbaik. Artis cantik satu ini juga merasa senang selama menjalani aktivitas syuting film ini, pasalnya warga di sekitar lokasi syuting sangat ramah, suka masakin makanan enak.
Ada doorprize menarik yang dibagikan oleh Marcell Darwin | adipraa.com
Ada doorprize menarik yang dibagikan oleh Marcell Darwin

Meet & Greet Film Terbang di Hartono Mall kemarin berjalan dengan meriah. Selain dua tokoh utamanya, acara tersebut dihadiri pula oleh Baim Wong, Marcell Darwin, Aline Adita, Dayu Wijanto, dan Erick Estrada. Ada banyak hadiah doorprize dengan pertanyaan seputar film ini yang dibagikan dalam meet and greet Film Terbang di Hartono Mall, salah satunya adalah produk BW dari Baim Wong.
Nonton Bareng film "Terbang: Menembus Langit" | adipraa.com
Nonton Bareng film "Terbang: Menembus Langit"

Usai meet and greet, acara selanjutnya adalah nonton bareng Film "Terbang: Menembus Langit" di CGV yang berada di Lantai 2 Hartono Mall. Menonton film ini, pengalaman hidup Onggy dihiasi dengan canda tawa, ada pula adegan haru biru. Saya sendiri paling suka adegan-adegan ketika Onggy bersama ketiga teman kostnya, Solikhin, Mote dan Togar. Ada aja kelucuannya. Ciamik, saya yang awalnya tidak begitu mengenal tentang sosok Onggy Hianata pun dibuat penasaran untuk mengetahui lebih dalam tentang biografi tokoh inspiratif satu ini.

Mau lihat film "Terbang: Menembus Langit"? Tunggu tanggal mainnya! Akan segera tayang tanggal 19 April 2018 di bioskop-bioskop di Indonesia. FIN

Monday, 9 April 2018

Pelatihan Batik Tulis #2: Mencelup Warna Batik Dengan Napthol

adipraa.com - Setelah seminggu yang lalu belajar menggambar motif batik dan mengisi malam dengan menggunakan canting, Pelatihan Batik Tulis kembali dilaksanakan. Kelompok Ibu-ibu PKK RT. 08 pun siap menerima pelatihan tahap selanjutnya.
Kain motif batik sebelum proses pencelupan warna | adipraa.com
Kain motif batik sebelum proses pencelupan warna

Sesuai jadwal, tanggal 8 April 2018, para peserta Pelatihan Batik Tulis yang terbagi menjadi 3 (tiga) kelompok duduk di dalam Balai RT. 08 Minomartani. Mereka fokus dengan penjelasan yang disampaikan oleh instruktur. Ya, dalam pelatihan kali ini akan diajarkan teknik mencelup warna batik dengan napthol.
Pengetahuan Bahan Pewarnaan Batik | adipraa.com
Pengetahuan Bahan Pewarnaan Batik

Sebelum praktik, peserta diberikan pengetahuan singkat mengenai bahan-bahan yang akan digunakan dalam proses pencelupan warna batik. Bahan-bahan tersebut antara lain yaitu larutan TRO (Turkish Red Oil), larutan Zat Warna Napthol dan larutan pembangkit warna (Garam-Diazo). Informasi yang didapat, beberapa larutan untuk proses pencelupan warna batik ini dapat dicari di Toko Prawoto, tepatnya di depan pasar Ngasem Yogyakarta. Selain penjelasan singkat tentang bahan pewarnaan batik, diterangkan pula langkah-langkah dalam mencelup warna batik.
Baca cerita reportase sebelumnya disini: Ibu-Ibu PKK RT. 08 Antusias Belajar Batik Tulis
Praktik pun dimulai, para peserta pelatihan batik tulis terbagi menjadi tiga kelompok warna, yakni kuning, biru dan orange.
Ibu-ibu PKK RT. 08 mencelup warna batik dengan napthol | adipraa.com
Ibu-ibu PKK RT. 08 mencelup warna batik dengan napthol

Proses mencampurkan larutan dilakukan bersama-sama dengan bimbingan instruktur. Tiga ember berisi air larutan untuk proses pencelupan warna batik pun telah siap. Para peserta satu persatu mencoba mencelupkan kain batiknya.

"Wah, warnane cantik!" celetuk Ibu-ibu PKK RT. 08 saat melihat kain batik miliknya berubah warna ketika dicelupkan.
Ibu-Ibu PKK RT. 08 Minomartani asik mencelup warna batik dengan napthol | adipraa.com
Ibu-Ibu PKK RT. 08 Minomartani asik mencelup warna batik dengan napthol

Secara garis besar alur mencelup warna batik ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Merendam kain di dalam larutan TRO dan kemudian diangin-angin;
  2. Merendam kain di dalam zat warna naphtol/ mencelup; 
  3. Mengatuskan/ menggantung kain yang sudah dicelupkan;
  4. Membangkitkan warna dengan larutan pembangkit warna (garam-diazo); 
  5. Mencuci/ membilas kain yang sudah dicelup dan kemudian diangin-angin.

Selama perendaman kain dalam larutan Naphtol, agar hasil pewarnaannya masuk secara merata ke seluruh bagian kain maka sebaiknya digerakkan dengan meraba-raba kain dengan tangan, kain ditarik ulur. Hindari dikucek atau diperes karena akan merusak lilin/ malam yang menempel pada kain. Proses pencelupan ini dilakukan berulang minimal 3 (tiga) kali.
Hasil Mencelup Warna Batik Dengan Napthol | adipraa.com
Hasil Mencelup Warna Batik Dengan Napthol

Sementara kain-kain batik yang telah dilakukan proses mencelup warna batik dengan napthol diangin-angin supaya kering, para peserta kembali ke dalam ruangan. Sembari menikmati hidangan snack, Ibu-ibu PKK RT. 08 Minomartani kembali mendapatkan pengarahan untuk proses mencelup kedua yang rencananya akan dilaksanakan pada pertemuan yang akan datang. See ya!

Tuesday, 3 April 2018

Tergoda Menyantap Pedasnya Mie Nyinyir

adipraa.com - Sedikit orang yang mau membaca kata demi kata pada paragraf pembuka sebuah artikel. Jadi, saya buka paragraf pertama artikel kuliner kali ini dengan memberikan beberapa pertanyaan sederhana. Sudah makan belum? Kalo belum makan pas baca postingan ini, kira-kira tergoda tidak ya, menyantap pedasnya Mie Nyinyir?
Packaging Mie Nyinyir | adipraa.com
Packaging Mie Nyinyir

Siang itu (3/4), saya ditawari teman kantor untuk menikmati makan siang dengan Mie Nyiyir yang akan dipesan via Go-Food. Saya pun diperlihatkan varian menu Mie Nyinyir yang ada di aplikasi Go-Food miliknya. 

Hmm, kayaknya boleh juga! Tergoda nih. Menu Mie Nyinyir memiliki aneka macam toping antara lain ayam, teriyaki, jamur dan keju. Untuk level pedasnya, ada 6 varian level kepedasan mulai dari Cabe 0 sampai dengan Cabe 30, yaitu:
  • Mie Nyinyir Manja (Cabe 0);
  • Mie Nyinyir Sinis (Cabe 5);
  • Mie Nyinyir Frontal (Cabe 10);
  • Mie Nyinyir Haters (Cabe 15);
  • Mie Nyinyir Nylekit (Cabe 20); dan
  • Mie Nyinyir Sadis (Cabe 30).
Penampilan Mie Nyinyir Frontal Toping Jamur | adipraa.com
Penampilan Mie Nyinyir Frontal Toping Jamur

Berapa cabe yang berani dicoba ya? Akhirnya, saya pun memilih untuk memesan Mie Nyinyir Frontal Toping Jamur. Tengah-tengah aja.

Setelah menunggu beberapa menit, pesanan pun datang. Lets taste it! Mienya lezat, minyak yang digunakan sepertinya miyak zaitun dan wijen. Minyak inilah yang menambah citarasa mie-nya yang dibalut dengan kepedasan cabe 10, jadi makin mantap. Enak dinikmati saat masih hangat. Hot and spicy! Akan lebih jos jika pesan ditempat, kalau pesan antar, mie-nya bisa keburu dingin.
Mie Nyinyir Frontal Toping Jamur | adipraa.com
Mie Nyinyir Frontal Toping Jamur

Untuk toping yang ada di menu pesanan saya, selain toping daging ayam cincang, bawang goreng dan jamur, ditemani pula dengan beberapa pangsit goreng berbentuk kotak-kotak. Ada juga siomay yang mojok sendirian, melambai-lambai minta untuk disumpit dan dimakan segera. Yummy! 
Baca juga rekomendasi kuliner Jogja lainnya disini: Menikmati Kelezatan Mieyago Babe Bakso Pangsit Di Timur RS Bethesda
Okey, kalau mau coba Mie Nyinyir ini di Jogja, terdapat tiga lokasi kedai yang bisa disambangi, salah satunya di Jl. Sorogenen No. 303 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta. Bisa juga pesan via Go-Food. Gimana, apakah tergoda menyantap pedasnya Mie Nyinyir? Jangan lupa berdoa sebelum makan ya. FIN.

Sunday, 1 April 2018

Ibu-Ibu PKK RT. 08 Antusias Belajar Batik Tulis

adipraa.com - Ahad pagi (1/4), ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam PKK RT. 08 RW. 02 Perumnas Minomartani Ngaglik Sleman mengikuti Pelatihan Batik Tulis yang digelar di Balai RT. 08. Pelatihan Batik Tulis ini bekerjasama dengan Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 
Pelatihan Batik Tulis | adipraa.com
Pelatihan Batik Tulis

Batik sebagai warisan budaya perlu untuk dilestarikan. Dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk melestarikan batik. "Dengan adanya pelatihan ini, tujuannya agar dapat merangsang semangat masyarakat untuk melestarikan batik. Jika ibu-ibunya suka membatik, mungkin nanti anaknya juga suka batik dan akan diajarkan pada anaknya", ujar Drs. I Ketut Sunarya, M.Sn, Ketua Tim PPM FBS UNY, saat memberikan sambutannya.
Baca juga artikel reportase lainnya disini: Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, RW 02 Minomartani Gelar Jalan Sehat
Belajar membuat batik tulis secara manual memang menuntut ketelatenan dalam pengerjaannya. Selain melatih kesabaran, pelatihan batik tulis ini sekaligus ikut merawat salah satu tradisi leluhur budaya Jawa, khususnya budaya Yogyakarta. Pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan yaitu tanggal 1, 8 dan 15 April 2018.
Pengenalan Dasar-Dasar Membatik | adipraa.com
Pengenalan Dasar-Dasar Membatik

Pada pertemuan pertama pelatihan batik tulis ini, ibu-ibu belajar menjiplak pola/ motif batik ke kain yang telah disediakan. Untungnya, batik tulis yang mereka kerjakan tak terlalu rumit motifnya. Ada sekitar 8 (delapan) jenis motif ikan yang telah dipersiapkan oleh tim, terinspirasi dari nama wilayah Minomartani. Sebelumnya dijelaskan pula dasar-dasar ilmu membatik seperti pengenalan alat dan bahan batik, menggambar pola, pencantingan, pewarnaan dan pelorodan batik.
Ibu-Ibu PKK RT. 08 Antusias Belajar Batik Tulis | adipraa.com
Ibu-Ibu PKK RT. 08 Antusias Belajar Batik Tulis


Pelatihan Batik Tulis ini baru pertama digelar dan rencananya akan diagendakan menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Meskipun proses membuat batik membutuhkan waktu yang lama, namun kegiatan pelatihan batik tulis ini dapat menjadi sarana pelepas penat bagi ibu-ibu yang kesehariannya hanya momong cucu. Semoga dapat menambah ilmu, meningkatkan keterampilan dan memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.