Sunday, 18 November 2018

Puas selfie di Museum Angkut Malang

adipraa.com - Liburan di kawasan sejuk Batu Malang, jangan lupa berfoto selfie dengan beragam moda transportasi koleksi dari Museum Angkut. Dijamin betah gaes! Jelajahi berbagai koleksi unik dari segala penjuru dunia. Moda transportasi yang tradisional maupun yang modern ada di museum ini. Semuanya tersebar secara tematik di Museum ini.

Siapkan stamina tubuh ya, pasalnya museum ini berdiri di atas lahan seluas 3.8 Hektar. Puas-puasin menelusuri Museum Angkut yang terbagi menjadi 9 (sembilan) zona ini. Berikut beberapa zona yang bisa saya ceritakan dalam tulisan kali ini. Semoga bisa memberi gambaran yang ingin berkunjung ke Museum Angkut Malang, check this out:

Hall

Vespanya asik nih... | adipraa.com
Vespanya asik nih...

Ruangan pertama yang kita temui saat melewati pintu masuk adalah Hall. Banyak yang bisa kita pelajari di ruang utama Museum Angkut ini tentang sejarah perkembangan alat transportasi baik darat, laut maupun udara. Mulai dari teknologi dari kendaraan jaman old hingga kecanggihan mobil Formula 1.
Foto-foto klasik tentang alat transportasi jaman old | adipraa.com
Foto-foto klasik tentang alat transportasi jaman old

Berbagai macam alat trasportasi khas dari berbagai daerah di Indonesia hingga dunia terpajang disini. Mau foto dengan apa tinggal pilih gaes! Ssst... ada replika pesawat Boeing 737-200 juga lho. Rasakan sensasi berada di dalam pesawat kepresidenan Republik Indonesia.  Hohoho.

Zona Pecinan dan Batavia

Setelah puas menjelajahi di dalam ruang, saatnya keluar mencari udara segar. Hahaha. Masih di dalam kawasan Museum Angkut namun dengan area terbuka, kali ini kita dibawa menembus waktu menikmati suasana pecinan dan batavia layaknya jakarta tempoe doeloe.
Pendjoeal Rokok di Zona Pecinan | adipraa.com
Pendjoeal Rokok di Zona Pecinan

Saya pun bergaya layaknya pendjoeal rokok di zona pecinan ini. Eh, say no to mekokok eh merokok. Wkwkwk. Dan sayangilah pula orang-orang di sekitar, mereka pun akan ikut terpapar akan bahaya dari asap rokok. Hidup sehat tanpa rokok, Yuk ah. Cobalah Berhenti Merokok!
Mobile apik gaes! | adipraa.com
Mobile apik gaes!

Kembali ke Museum Angkut, pernak-pernik dan replika gedung-gedung yang ada di Zona Pecinan dan Batavia sangat mendukung. Semakin asik dengan berbagai moda transportasi yang sudah jarang ditemui di jalanan seperti dokar, sado, bajaj, sampai oplet. Moda transportasi klasik tersebut terparkir di sepanjang jalan di zona Pecinan dan Zona Batavia ini.
Waroeng Sepeda Antik | adipraa.com
Waroeng Sepeda Antik

Di ujung zona ini, ada yang menarik perhatian saya. Ada waroeng sepeda Antik. Banyak sepeda onthelnya gaes! Saya pun berfoto pura-pura makan di waroeng ini. Padahal laper beneran lho ya. Hohoho.

Gangster Town

Tempat impian para artis tersohor dunia mengejar mimpinya. Sebuah distrik jalanan metropolis yang dibalut dengan berbagai model angkutan khas berlatar era 70-an membawa kita terlibat langsung di dunia gangster.
Help! I'm with gangster | adipraa.com
Parade Kostum Superhero di Museum Angkut

Di zona ini, kalau bisa datang pada jam 16.30 ya. Pasalnya ada "Car dan Costum Parade" yang digelar untuk menghibur para pengunjung. Nikmati kegilaan berdansa dan menari bersama dengan superhero favoritmu. Bikin flashmob ala-ala gitu deh!
Help! I'm with gangster | adipraa.com
Help! I'm with gangster

Setelah itu, kita bisa berfoto dengan superhero yang ada. Saya memilih berfoto dengan para gangster. Sok gahar, padahal kan hatinya selembut kapas. Wkwkwk.

Zona Eropa

Aromanis bentuk pikachu | adipraa.com
Aromanis bentuk pikachu

Usai berlelah-lelahan di Gangster town, dinginkan suasana dengan minum es krim dan makan aromanis di Perancis yak. Aromanisnya lucu, bentuk pikachu. Lumayanlah buat nggigisin gigi.

Sebenarnya masih banyak zona-zona lain yang tak kalah serunya seperti zona Istana Buchingham, Last Vegas, Hollywood, dan Pasar Apung. Cuma hayati lelah bang! Yang ingin ke Malang, jangan lupa masukkan Museum Angkut dalam list yang harus dikunjungi ya. Nikmati puas selfie di Museum Angkut Malang. FIN. 

Monday, 12 November 2018

Bahagia bersama keluarga di Taman Rekreasi Selecta

adipraa.com - Jangan lupa bahagia! Ngomongin "bahagia", kata ini dijadikan sebuah nama restoran di salah satu tempat wisata keluarga asik yang ada di Kota Batu, Malang. Ya, Restoran Bahagia berada di Taman Rekreasi Selecta, obyek wisata tertua di Kota Batu dengan keindahan alamnya yang menawan. Dalam tulisan kali ini, saya tidak akan membahas restorannya. Hanya ingin berbagi pengalaman bahagia bersama keluarga di Taman Rekreasi Selecta. Yuk kita bahas tempat wisata satu ini gaes! 
Bahagia bersama keluarga di Taman Rekreasi Selecta | adipraa.com
Bahagia bersama keluarga di Taman Rekreasi Selecta

Nama “Selecta” sendiri merupakan bahasa Belanda yang berarti “pilihan”. Informasi yang didapat dari salah satu pemandu wisata, taman ini sudah ada sedari dulu, sebelum Indonesia merdeka. Taman ini didirikan pada tahun 1930-an oleh seorang berkebangsaan Belanda yang bernama Ruyter de Wildt. Meski Taman Rekreasi Selecta tergolong obyek wisata tertua di Kota Batu, namun daya tariknya mampu bersaing dengan banyak tempat wisata baru yang ada.
Baca juga cerita plesiran lainnya disini: Sajian Musik Jawa Di Goa Tabuhan Pacitan
Lokasinya berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Layaknya daerah Kaliurang yang ada di Jogja, udara di Taman Rekreasi Selecta sangat sejuk karena letaknya berada di daerah dataran tinggi dimana dikelilingi oleh panorama perbukitan, Gunung Panderman, dan Gunung Arjuno.
Berfoto dengan Bunga Hortensia di Taman Rekreasi Selecta | adipraa.com
Berfoto dengan Bunga Hortensia di Taman Rekreasi Selecta

Taman Rekreasi Selecta memiliki taman bunga yang dinamakan Selecta Garden dengan koleksi bunga-bunga nan cantik. Salah satunya adalah bunga Hortensia yang sangat memikat. Rasanya ingin berfoto selfie di antara bunga-bunga yang bermekaran di taman ini. Beraksi di depan kamera handphone sembari berkata 'Smile". Nice!
Berfoto Bersama di Selecta Garden | adipraa.com
Berfoto Bersama di Selecta Garden

Dengan udara yang sejuk segar, refreshing bersama keluarga di taman bunga Selecta bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan.
Family Coaster di Taman Rekreasi Selecta | adipraa.com
Family Coaster di Taman Rekreasi Selecta

Selain taman bunga, di Taman Rekreasi Selecta juga terdapat beberapa wahana menarik yang dapat dinikmati. Diantaranya ada kolam renang, arena kuda, Flying Fox, Family Coaster, Sky Bike, dan masih banyak lagi.
Bermain Sky Bike di Taman Rekreasi Selecta | adipraa.com
Bermain Sky Bike di Taman Rekreasi Selecta
Coba saja bermain Sky Bike! Mengayuh sepeda berdua kelilingi hamparan kebun bunga warna-warni yang bermekaran. Tambah syahdu dengan suasana sejuk dengan udaranya yang segar. Rasa "Bahagia" pasti muncul dengan sendirinya di tempat ini.

No pic hoax! Seperti yang saya sampaikan dalam paragraf pertama tulisan ini. Di Taman Rekreasi Selecta terdapat tempat makan yang bernama Restoran Bahagia. Ini nih penampakan bangunannya.
Restoran Bahagia | adipraa.com
Restoran Bahagia

Tuh, restoran aja bahagia, apalagi yang berkunjung di obyek wisata alam di Kota Batu ini. Termasuk saya, pun dibuat bahagia bersama keluarga di Taman Rekreasi Selecta. FIN.

Thursday, 8 November 2018

Menu Masakan Jawa Paling Populer di Indonesia

adipraa.com - Membahas masakan Jawa berarti kita membicarakan ribuan jenis makanan yang mungkin tak habis dikupas dalam sehari. Sebagai gambaran masakan khas Jawa yang kini mendunia, kita akan coba mengangkat beberapa menu diantaranya. Supaya lebih adil kita ambil makanan dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan JawaTimur. 
Menu Masakan Jawa Paling Populer di Indonesia | adipraa.com
Menu Masakan Jawa Paling Populer di Indonesia

Jawa merupakan pulau terluas di Indonesia sehingga wajar jika Jawa kaya akan kuliner yang beragam. Citarasa yang unik dan cara penyajian yang menarik merupakan ciri khas masakan Jawa yang terkenal bahkan hingga mancanegara. 

Menu masakan Jawa apa yang paling populer di Indonesia saat ini? Ini dia beberapa diantaranya.

Nasi Lengko 

Nasi Lengko merupakan olahan makanan asli Jawa Barat yaitu perpaduan nasi dengan bermacam-macam isian seperti sayuran maupun gorengan. Adapun yang biasa dijadikan isian Nasi Lengko yaitu tauge, daun kucai, mentimun, tempe dan tahu goreng.

Untuk menambah kelezatan masakan ini biasanya ditambah dengan saus kacang yang disiram di atasnya. Jika Anda penggemar makanan pedas Nasi Lengko juga bisa disantap dengan bumbu pedas dari cabe rawit pilihan. 

Lontong Kari 

Sama seperti Nasi Lengko, Lontong Kari juga masakan khas Jawa Barat. Komposisi Lontong Kari terdiri dari lontong ditambah bumbu kari, daging sapi, telur, dan bumbu kacang. Sebelum disajikan terlebih dulu ditaburi bawang goreng. Karena dipadukan dengan aneka bumbu dan bahan tambahan lainnya, rasa Lontong Kari ini sangat enak. 

Jika mengunjungi kota Bandung atau kota-kota lain di Jawa Barat sempatkan mencicipi hidangan lezat yang satu ini. Harganya sangat murah, dengan sekitar Rp 10.000 cukup untuk mengobati penasaran dengan kelezatan Lontong Kari. 

Nasi Gandul

Beranjak ke daerah Jawa Tengah kita coba masakan jawa populer lainnya yaitu Nasi Gandul. Nasi Gandul merupakan masakan favorit masyarakat Jawa Tengah terutama daerah Kabupaten Pati. 

Selain rasanya yang enak, cara penyajiannya sendiri cukup unik. Berbeda dengan masakan lain yang disajikan menggunakan piring, Nasi Gandul disajikan dengan daun pisang. Aroma alaminya tentu sangat menggugah selera. 

Komposisi Nasi Gandul terdiri dari nasi putih, daging sapi ditambah telur dan kuah santan bumbu kuning. Rasa makanan ini makin sempurna jika disantap bersama kerupuk udang. 

Soto Babat Lamongan

Soto Babat adalah masakan khas Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Lamongan. Saat ini soto khas Lamongan dijual di hampir seluruh daerah di Indonesia. Namun Soto Babat dengan kelezatan original hanya bisa ditemui di Lamongan. 

Cara membuat Soto Babat Lamongan memang sedikit berbeda dari tempat lain. Perpaduan Babat Sapi dengan aroma yang khas, juga bumbu rempah dan takaran santan yang pas menghasilkan Soto Babat dengan citarasa berbeda. Lebih nikmat dan lebih kuat rasanya. 

Rawon

Rawon termasuk masakan Jawa Timur paling populer seperti halnya Soto Babat. Makanan ini berupa sup daging sapi dengan ciri khas kuah hitam. Warna kuah yang hitam ini berasal dari bumbu kluwak yang dicampur bersama bahan-bahan lain. 

Komposisi masakan Rawon terdiri dari daging sapi rebus yang dipotong dadu kecil-kecil. Bumbu yang digunakan adalah campuran beberapa bumbu tradisional seperti kluwak, ketumbar, bawang merah, bawang putih, kunyit, garam, gula jawa, dan serai. 

Untuk menyempurnakan kelezatannya Rawon disajikan bersama sambal dan taburan tauge mentah. Sebagai pelengkap tak lupa kerupuk juga wajib disediakan saat menyantap masakan khas Jawa Timur ini. 

Soal masakan Jawa mungkin lidah kita memang tidak bisa bohong. Dimanapun kita menyantapnya, semua makanan asli Jawa memang paling enak dan mantap.

Monday, 5 November 2018

Suka Suasana di Gubug Mang Engking

adipraa.com - Ciao! Mari kita melepas penat dengan berkunjung ke Gubug Mang Engking. Yup, tempat makan satu ini memang sudah sangat populer di Jogja. Pada kesempatan ini, saya dan keluarga berkunjung ke Gubug Mang Engking yang berada di Sendangrejo, Minggir, Sleman. Suasana khas pedesaannya itu lho yang saya suka. Istimewa banget!
Kolam ikan di Gubug Mang Engking | adipraa.com
Kolam ikan di Gubug Mang Engking

Namun sebelumnya maaf meski tulisan kali ini masuk dalam label panganan tetapi tidak akan ada foto makanannya satu pun yang akan terpajang. Percaya saja ya! Gurame Bakar Madu, Udang Goreng dan Tumis Genjer yang kami pesan sudah pasti enak dan lezat. Apalagi bersantap dengan suasana pedesaan yang ditemani angin semilir nan sejuk. Nikmatnya.
Gubug Utama | adipraa.com
Gubug Utama

Dari beberapa lokasi Gubug Mang Engking yang pernah saya kunjungi, lokasinya yang berada di Desa Sendangrejo ini paling TOP gaes. Suasana asri bentangan sawah berpadu dengan hamparan kolam yang luas. Tambah menarik dengan konsep bangunan yang berdiri di tepian kolam dengan bahan kayu dan bambu. Asik banget.
Simak cerita makan lainnya disini: Berburu Durian Di Perbatasan DIY-Jateng
Berbagi info lokasi Gubug Mang Engking dulu ya gaes! Dari Tugu Jogja arahkan perjalanan ke barat menuju Jalan Godean, Sleman, D.I. Yogyakarta. Sesampainya di perempatan Gedongan, belok ke arah utara. Suasana pedesaan akan menyapamu saat memasuki jalan menuju Desa Sendangrejo, hamparan sawah nan luas dapat dilihat di kanan-kiri perjalanan menuju Gubug Makan Mang Engking yang jaraknya sekitar tiga sampai empat kilometer dari Perempatan Gedongan. Di tepi jalan sebelah timur akan dijumpai papan penunjuk arah menuju Gubug Makan Mang Engking sebagai tanda telah sampai tujuan.

Memasuki Gubug Mang Engking, rombongan kami disambut oleh pelayan yang siap mengantarkan kami ke tempat duduk sesuai dengan jumlah orang yang datang. Kami pun diarahkan menuju deretan gubug yang berada di tepian kolam. Alunan nada yang tercipta dari suling bambu menambah syahdu suasana di Gubug Mang Engking saat kami berjalan menuju tempat duduk.
Memberi makan ikan | adipraa.com
Memberi makan ikan

Sesampainya di gubug tempat kami duduk, kami pun segera memesan makanan. Kemudian, sembari menunggu makanan datang, saya menikmati pemandangan yang ada di Gubug Mang Engking. Anak-anak pun menikmati aktivitas memberi makan ikan dengan pelet yang disediakan dengan harga dua ribu rupiah saja.
Terapi ikan di Gubug Mang Engking | adipraa.com
Terapi ikan di Gubug Mang Engking

Buat yang ingin merasakan sensasi terapi ikan di Gubug Mang Engking, lokasinya ada di dekat pintu masuk. Celupkan kaki dan nikmati sensasi geli-geli basah dikerubuti ikan yang memakan sel kulit mati. Hahaha. Diluar dari manfaat dan dampak buruk yang mungkin bisa terjadi dari aktivitas terapi ikan ini, yang pasti kegiatan ini bisa menjadikanmu awet muda. Kenapa? Karena setidaknya bisa ketawa kegelian saat kaki turun ke air saat pertama kali dan langsung diserbu ikan garra rufa.

Okey gaes! Sekian dulu cerita kali ini. Bener kan, ga ada foto makanannya. Lha wong saya ga sempet jepret makanannya karena terbius suasana damai yang ada disana. Dan saya suka suasana di Gubug Mang Engking. Udah gitu aja. Maturnuwun.