Featured Post

Jappa-jappa ke Keraton Ratu Boko

Friday, 18 January 2019

DIY-Craft: Pigura Tanaman Hias

adipraa.com - Menghias rumah dengan pigura tidak melulu beli. Mari berkreasi manfaatkan barang bekas yang tidak terpakai. DIY-Craft kali ini saya ingin berbagi ide membuat hiasan rumah berbahan kawat strimin. Bikin apa ya, bikin pigura tanaman hias.
DIY-Craft: Pigura Tanaman Hias | adipraa.com
DIY-Craft: Pigura Tanaman Hias

Berawal dari melihat gulungan kawat strimin sisa yang ada di gudang, keluarlah ide untuk membuat hiasan dinding, pigura tanaman hias. Siapkan alat dan bahan antara lain: kawat strimin, gunting, meteran, botol bekas yuci wantausen, batu hias dan nylon cable ties.

Alat dan Bahan | adipraa.com
Alat dan Bahan
Mula-mula kawat strimin saya potong menggunakan gunting bentuk persegi dengan ukuran 25 cm x 25 cm. Setelah itu, kawat strimin yang sudah dipotong dicat warna hitam dan dipigura.
Kawat strimin yang sudah dicat dan dipigura | adipraa.com
Kawat strimin yang sudah dicat dan dipigura

Kawat strimin yang sudah dipigura siap. Selanjutnya kita buat hiasan tanamannya ya. Botol bekas yuci wantausen ini kita beri batu hias dan isi dengan air. Botol dipakai sebagai pot tanaman hias dengan media air. Untuk tanamannya, kita pilih yang dapat hidup dengan media air ya, contoh kali ini saya gunakan Monstera "Monkey Mask".

Botol pot dengan tanaman hias ini kita pasang di pigura kawat strimin dengan menggunakan nylon cable ties di sisi atas dan bawah. Pastikan botol terikat dengan kuat agar tidak mudah lepas. Supaya lebih menarik lagi, tutup nylon cable ties dengan tali goni. Untung stok tali goni di rumah masih ada, bekas bikin pot unik dari botol kaca bekas yang pernah saya posting di blog ini sebelumnya.
Pigura Tanaman Hias | adipraa.com
Pigura Tanaman Hias

Dan pigura tanaman hias dari kawat strimin ini pun saya pasang di dinding teras. Selain untuk tanaman hias, kamu juga bisa memanfaatkan pigura kawat strimin ini sebagai pigura foto. Tempel saja dengan menggunakan magnet. Jadi, Fotonya pun bisa diganti sesuka hati. Seperti gambar di bawah ini:
Pigura Foto | adipraa.com
Pigura Foto

Bermodal kreatifitas, kamu juga bisa kok membuat hiasan rumah sendiri dengan biaya yang murah semurah beli hosting murah DomaiNesia. Kalau hasilnya bagus, mungkin memiliki nilai ekonomi dan bisa dijual. Seperti Pigura Tanaman Hias ini. Selamat ber-DIY Craft di rumah! FIN.

Tuesday, 15 January 2019

Enjoy Mural Jogja: Spot Wisata Paling Berkesan

adipraa.com - Semangat pagi sahabat! Semoga sehat selalu. Mengawali label yang lama tidak update, "Enjoy Mural Jogja" hadir kembali. Dan tema kali ini adalah Spot Wisata Paling Berkesan

Mengunjungi berbagai spot wisata memang memberikan pengalaman dan momen mengesankan. Apalagi jika lokasinya menyimpan kenangan indah yang tak pernah dilupa. Seperti beberapa spot wisata yang tergambarkan dalam mural berikut ini, masing-masing memiliki memori indah yang paling berkesan buat saya, check this out:

Tamansari

Mural Tamansari

Semasa sekolah dulu, saya paling sering mengunjungi spot wisata sejarah satu ini. Tamansari, sebuah bangunan warisan budaya yang memiliki arsitektur bernuansa Eropa dan Jawa. Bercengkerama bersama sahabat menghabiskan sore melihat matahari terbenam di atas puing-puing bangunan eksotik yang disebut Pulo Kenanga. 
Ukiran Bangunan Tamansari

Atau menyusuri gang kampung sekitar Tamansari yang dikenal dengan nama Kampoeng Cyber, perjalanan asik menuju masjid bawah tanah. Di Kampoeng Cyber ini, kita akan menemukan mural-mural menarik. Salah satunya adalah mural asik yang bergambar bangunan Tamansari yang memiliki ukiran bernilai seni tinggi ini. Jadi kangen main ke Tamansari. Yuk dolan bareng ke tamansari!

Tugu Jogja

Siapa yang tak kenal dengan bangunan monumen ini, bangunan yang menjadi simbol eratnya hubungan antara raja dan rakyatnya. Bukan sembarang tugu, bangunan bersejarah ini memang memiliki keistimewaan tersendiri. Tak lengkap rasanya kalau ke Jogja tidak mengunjungi Tugu Jogja.
Mural Tugu Jogja | adipraa.com
Mural Tugu Jogja

Saya pribadi memiliki kenangan indah tak terlupakan di bangunan herritage satu ini. Menilik beberapa tahun lalu, di lokasi Tugu Jogja inilah saya berkata "Will you marry me!". Ya, di tempat inilah saya melamar pacar yang sekarang menjadi istri saya. Kalau melintasi Tugu Jogja dan teringat momen kala itu, saya kadang suka senyum sendiri.

Kembali ke mural, ada banyak sekali mural yang menggambarkan Tugu Jogja. Salah satunya saat berada di Komplek Kantor Balaikota Kota Yogyakarta, saya menemukan mural dengan gambar Tugu Jogja ini. Tergambar apik bersama Gunung Merapi dan Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat. Saya pun pernah mengulas Enjoy Mural Jogja bertemakan Tugu Jogja, cek aja di "Enjoy Mural Jogja: Tugu Jogja".

Candi Borobudur 

Mural Stupa

Spot wisata paling berkesan yang terakhir adalah Candi Borobudur. Obyek wisata satu ini menjadi lokasi liburan saya bersama keluarga di penghujung tahun 2018. Mengapa berkesan, karena saya mengajak serta keluarga, khususnya simbah dari anak lanang. Sangat jarang saya bisa berpergian bersama orang tua, terlebih setelah berkeluarga. Melihat kedua orang tua saya menikmati liburannya bersama cucunya, saya pun merasa bahagia. Dan Sepenggal cerita liburan di Candi Borobudur ini saya tulis di blog.
Stupa Candi Borobudur | adipraa.com
Stupa Candi Borobudur

Gambar stupa berongga berbentuk jajaran genjang ini saya temukan di Jalan Affandi atau lebih femes dikenal dengan Jalan Gejayan, tepatnya di sebelah selatan Waroeng Steak. Dan kalau melihat mural stupa ini, saya jadi teringat akan Candi Borobudur yang megah.

***

Itulah beberapa spot wisata paling berkesan yang tergambar dalam beberapa mural. Kalau melihat mural-mural itu, ada memori indah yang selalu dikenang. Semoga di tahun 2019 ini, saya bisa mengunjungi spot-spot wisata seru lainnya, mengenalkan kepada anak lanang tempat-tempat baru yang belum diketahui olehnya.

Ngomongin spot wisata baru yang belum pernah dikunjungi anak lanang, ada satu spot wisata yang mungkin menarik untuk dikunjungi bersamanya. Yakni sebuah spot wisata geologi yang ada di Cepu, Blora, Jawa Tengah. Obyek wisata yang berada di perbukitan dan di tengah-tengah kawasan hutan jati ini menyuguhkan wisata edukasi terkait ilmu kebumian yang berhubungan dengan tambang minyak dan gas bumi. Ah, sepertinya menarik. Semoga bisa liburan ke Cepu, cek tiket bus di Traveloka dulu ya... Klik di sini.

Sekian "Enjoy Mural Jogja" kali ini, bercerita tentang spot wisata paling berkesan lewat beberapa mural yang saya lihat di Jogja. Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. Jangan lupa "lik" dan "subret" ya... :D

Sunday, 13 January 2019

Menjajal Kamera Brandcode B81: Sampah Berserakan di Embung Tambakboyo

adipraa.com - Pernah dengar ponsel dengan merk Brandcode B81 ga gaes? Sebuah gadget unik berpenampilan bongsor. Bagaimana tidak bongsor, ponsel jenis outdoor ini ukurannya segede gaban. Saya sendiri telah meminang ponsel ini sejak 4 (empat) tahun lalu, persisnya saya lupa. Sengaja membeli ponsel ini sebagai pendukung ponsel utama yang saya miliki.
Brandcode B81 | adipraa.com
Brandcode B81

Sampai saat ini, ponsel ini paling sering saya gunakan sebagai powerbank. Mau tau kapasitas baterai handphone ini? 10000 mAh. Lihat saja tampilan daya baterainya, panjang kayak kereta api. Gokil!
Tampilan Daya Baterai | adipraa.com
Tampilan Daya Baterai

Fitur powerbank yang dimiliki ponsel ini cukup membantu apabila ponsel utama kehabisan baterai saat berpergian. Untuk nge-charge-nya terdapat port micro USB pada bagian bawah ponsel ini. 

Selain sebagai powerbank, ponsel dengan kemapuan baterai besar ini juga saya pakai untuk menyetel musik di dalam mobil. Meski memiliki lubang speaker yang cukup besar serta memiliki keluaran suara yang menggelegar, namun saya lebih suka dengan menyambungkannya via bluetooth dengan speaker portable merk JBL karena suara yang dihasilkan lebih nyaman di telinga.
hiburan saat di perjalanan | adipraa.com
hiburan saat di perjalanan 

Untuk menyimpan file Mp3, ponsel yang support dual SIM GSM ini pun menyediakan memori eksternal berupa slot microSD berkapasitas maksimal 8 GB. Lumayanlah buat menyimpan playlist lagu kesayangan.

Manfaat lainnya yang paling sering saya gunakan dari ponsel ini adalah adanya fitur senter dengan lampu LED. Andalan saya saat listrik padam di rumah, sinarnya terang gaes! Untuk menghidupkan fitur senter ini cukup dengan menggeser tombol warna kuning yang letaknya di sisi samping ponsel ini.

Itulah beberapa fitur dari ponsel Brandcode B81 yang paling sering saya gunakan. Spesifikasi lainnya yang tak kalah gokil antara lain ada Radio FM, Pemutar Video, Permainan Balapan (Jangan membayangkan balapan Need For Speed lho ya!) dan masih banyak lagi.

Nah, sedikit mereview spesifikasi ponsel Brandcode B81, dalam tulisan kali ini saya juga ingin menjajal kameranya, bagaimana hasil dari kamera ponsel ini? Kamera yang tertanam di belakang ponsel ini beresolusi 3 (tiga) megapixel dengan lampu flash di samping kameranya. Selama ini saya belum pernah sama sekali menggunakan kameranya.

Saya pun menjajal hunting foto di Embung Tambakboyo sembari menemani istri jogging di minggu pagi. Melihat situasi dan kondisi, mendokumentasikan apa yang saya lihat disana. Berikut hasil foto dari Kamera milik Brandcode B81:
Embung Tambakboyo | adipraa.com
Embung Tambakboyo
Kemudi Pintu Air Bendungan | adipraa.com
Kemudi Pintu Air Bendungan
File gambar yang dihasilkan oleh kamera ponsel ini ukurannya sangat kecil yaitu antara 40 - 60 KB. Dari sekian foto yang saya ambil kebanyakan unfokus. Goyang sedikit saja saat pengambilan, hasilnya pun blur.
Baca artikel lainnya disini: Cara Meningkatkan Penjualan Dengan Promosi Di Zoteromedia.Com
Oiya gaes, saya juga sedikit mendokukentasikan sudut-sudut Embung Tambakboyo yang kotor oleh adanya sampah dengan ponsel Brandcode B81 dengan kualitas kamera seadanya ini. Mengelilingi Embung ini, saya melihat sampah dimana-mana.
Air embung yang terkontaminasi sampah | adipraa.com
Air embung yang terkontaminasi sampah
Sampah makanan di jalan konblok | adipraa.com
Sampah makanan di jalan konblok
Saluran got penuh sampah di Embung Tambakboyo | adipraa.com
Saluran got penuh sampah di Embung Tambakboyo
Mulai dari jalan berkonblok, saluran got hingga air di dalam embungnya tak luput dari sampah. Embung yang menjadi lokasi favorit untuk berolahraga dan memancing ini perlahan dipenuhi sampah. Menurut kalian gimana gaes! Bagikan pendapat sahabat tentang sampah-sampah yang berserakan ini.

***

Oke gaes! Sekian dulu review ponsel Brandcode B81, menjajal hasil gambar dari kameranya dengan hunting foto di Embung Tambakboyo. Dan kualitas fotonya pun apa adanya, maklumlah 3 MP. Terkait sampah di Embung Tambakboyo, saya sangat prihatin. FIN.

Monday, 7 January 2019

Kilas Balik Blog di Tahun 2018 Via Best nine Instagram

adipraa.com - Hari yang indah telah menanti, usap dulu air matamu. Selamat datang 2019! Postingan kali ini saya ingin bercerita kilas balik atau dalam bahasa bule-nya itu flashback. Mengingat-ingat kembali, apa yang sudah dikerjakan pada tahun sebelumnya? Kenangan masa lalu itu bukan untuk dilupakan, namun diambil hikmahnya untuk mengevaluasi diri. Harapan yang diinginkan tentu kedepannya menjadi lebih baik lagi. Amin.

Menulis untuk me-langgeng-kan kenangan. Agar bisa dibaca kembali suatu saat nanti. Itulah alasan saya tetap ngeblog sampai saat ini. Yah, meski isinya yang ringan-ringan saja. Nah, kilas balik kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang blog ini di tahun 2018 lewat foto-foto yang masuk di dalam bestnine 2018 on instagram

Ngomongin sedikit tentang Bestnine 2018, saya iseng-iseng bikin lewat situs https://2017bestnine.com. Caranya cukup simpel, hanya dengan memasukkan Instagram ID saja, seperti milik saya @pradana_kidal. Dengan memasukkan Instagram ID, kita akan mendapatkan foto-foto "Terbaek" yang diambil dari jumlah like terbanyak. Let's check my Bestnine 2018 on Instagram.
#2018bestnine (Source: https://2017bestnine.com)

Foto-foto yang masuk di #2018bestnine didominasi oleh foto-foto tentang update blog. Ya, saya biasa memakai instagram untuk menjaring kawan follower agar mengunjungi blog ini. Berikut beberapa artikel blog yang fotonya masuk dalam My bestnine 2018 on instagram:

Ada dua foto yang masuk, yaitu foto di atas jembatan gantung (93 likes) dan foto dengan background bintang (64 likes). Keduanya berlatar laut lepas yang birunya menyatu dengan langit cerah. meski terik siang tak bisa dihindari, namun pemandangannya sungguh indah. Dan artikel tentang keindahan pantai siung ini pun mangkal di bulan Februari 2018.

Akhir taun 2018, tepatnya di bulan November, saya dan keluarga bertandang ke Malang. Mengunjungi beberapa obyek wisata femes di Malang, kami dibuat bahagia. Alay! Salah satu yang paling favorit adalah saat berkunjung ke Taman Rekreasi Selecta. Dan foto anak lanang bersama bunga Hortensia yang lagi mekar-mekarnya (53 likes) menjadi foto iklan di instagram untuk artikel plesiran satu ini.

Ngomongin mural, di Jogja memang banyak sekali mural menarik yang bisa diceritakan sebagai bahan artikel blog. Salah satunya mural bertemakan toleransi antar umat beragama ini. Dan mural Unity in diversity (60 likes) ini berhasil masuk bestnine 2018 on instagram. "Yuk, Dal! Mulai bikin artikel mural dengan tema "Enjoy Mural Jogja" lagi", ajakan dalam hati untuk diri sendiri.

Berbeda dengan beberapa foto sebelumnya, foto kali ini untuk artikel berlabel panganan. Yup, artikel "menikmati menu serba jamur yang menggungah selera di Jejamuran Resto" disupport oleh foto unggahan saya di instagram. Spot foto asik bersama sepeda onthel dan ornamen khas berupa aneka jenis jamur (53 likes) ini ada di Jejamuran Resto. Disediakan khusus untuk para pengujung yang ingin berfoto.

***

Itulah lima dari sembilan foto blog yang masuk dalam bestnine 2018 on instagram. Kalau punya kalian, bestnine 2018-nya seperti apa? Share dong.

Yah, masa lalu memang tak bisa diulang kembali, namun kita akan mendapatkan pengalaman lainnya yang bisa dijadikan kenangan di tahun mendatang. Mencengkerami hari, menari dengan pasti, resolusi saya di tahun 2019 adalah tetap menjadi blogger. Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. Happy blogging! FIN

Thursday, 3 January 2019

Cerita Makan bersama keluarga di Omah Tobong

adipraa.com - Kulineran di Jogja memang tak ada habisnya untuk dinikmati, banyak pilihannya. Satu lagi rekomendasi kuliner yang layak untuk dijajal di Jogja chapter utara alias Sleman. Omah Tobong, demikian tempat kuliner ini dinamai.
Omah Tobong Spesial Bakmi Jawa & Bebakaran | adipraa.com
Omah Tobong Spesial Bakmi Jawa & Bebakaran

Tobong sendiri merupakan bangunan yang digunakan sebagai tempat pembakaran dalam membuat genteng. Berada di ujung selatan, bangunan tobong ini terlihat menonjol di dalam kawasan Omah Tobong. Bangunan tobong menjadi ciri khas dari tempat kuliner bernuansa pedesaan ini.

Lokasi Omah Tobong berada di dusun Klajuran, Sidokarto, Godean, Sleman. Lokasinya cukup ndelik, yakni terletak di utara lapangan Klajuran. Dari Jalan Godean, pertigaan dekat Masjid Al-Jihad masuk ke utara. Letak Omah Tobong berada di kanan jalan sebelah area persawahan.
Foto di depan tobong | adipraa.com
Foto di depan tobong

Suasana di Omah Tobong terasa nyaman dengan beberapa tanaman yang tumbuh subur. Tambah menarik dengan adanya kandang parkit yang kebersihannya terawat. Sangat cocok untuk foto-foto, terlebih foto di depan tobong-nya. Anak lanang pun minta difotoin di depan tobong yang menjadi bangunan ikonik Omah Tobong ini.
Omah Tobong Spesial Bakmi Jawa & Bebakaran | adipraa.com
Ngeksis dikit dengan latar bata ekspos di Omah Tobong

Sama seperti bangunan tobongnya, mengintip beberapa lokasi bangunan di Omah Tobong, memiliki desain menarik dengan dinding yang menampilkan elemen bata ekspos dimana-mana. Elemen dominan dari bangunan di tempat kuliner ini yang paling saya suka.
Baca Rekomendasi tempat makan di Jogja lainnya di blog ini: Suka Suasana Di Gubug Mang Engking
Ngomongin menu masakan yang ada di tempat ini, sesuai tulisan yang terpampang di depan, Omah Tobong mengedepankan bakmi jawa dan bebakaran yang menjadi menu spesial. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau.
Masuk ke Omah Tobong | adipraa.com
Masuk ke Omah Tobong
Suasana di Omah Tobong | adipraa.com
Suasana di Omah Tobong

Memasuki bangunan bergaya joglo dan limasan ini, saya pun memilih untuk mencicipi menu Nila Bakar Madu yang didampingi oleh Teh Tarik sebagai minumannya. Citarasanya tak mengecewakan. Enak bin lezatos.
Jangan lupa cuci tangan sebelum makan ya! | adipraa.com
Jangan lupa cuci tangan sebelum makan ya!
Nila Bakar Madu ala Omah Tobong | adipraa.com
Nila Bakar Madu ala Omah Tobong
Teh Tarik, Tarik maaaaang! | adipraa.com
Teh Tarik, Tarik maaaaang!

Saya paling suka makanan pedas, tentunya menu Nila Bakar Madu akan terasa lebih nikmat jika dimakan bersama sambel. Kadang saya suka diprotes istri kalau semena-mena ambil sambelnya. By the way, tau ga gaes, kurkumin yang terkandung di dalam makanan pedas itu terbukti efektif mencegah dan mengurangi pertumbuhan sel kanker lho.

Howkey, sekian dulu cerita makan kali ini. Omah Tobong pun terbukti nyaman untuk makan bersama keluarga, sangat saya rekomendasikan untuk sahabat yang ingin berwisata kuliner di daerah Godean, Sleman. Dan artikel berlabel panganan ini menjadi postingan pertama di tahun 2019 dimana sebelum 20 itu 19. Apaan sih! FIN.

Saturday, 29 December 2018

Sepenggal cerita liburan di Candi Borobudur

adipraa.com - Naik-naik ke puncak candi, tinggi-tinggi sekali. Itu yang saya rasakan saat menapaki anak tangga menuju tingkat teratas bangunan megah warisan leluhur yang namanya istimewa hingga mancanegara. Candi Borobudur, itulah sebutannya. Adalah candi Budha terbesar di dunia yang dimiliki oleh Indonesia. Oleh karena keistimewaannya, tak heran bangunan bersejarah yang sudah berumur ratusan tahun ini pernah menjadi salah satu dari 7 (tujuh) keajaiban dunia. 
Sepenggal Cerita Liburan di Candi Borobudur | adipraa.com
Sepenggal Cerita Liburan di Candi Borobudur

Bukan suatu kebetulan melakukan wisata sejarah ke beberapa candi. Di Borobudur, saya ingin mengenalkan candi megah ini kepada anak lanang untuk menumbuhkan jiwa petualangnya dan menambah wawasan dengan mengunjungi tempat bersejarah.
Candi Borobudur | adipraa.com
Candi Borobudur

Saat berkunjung ke Candi Sambisari pekan lalu, anak lanang nyeletuk ke ibunya, "Candinya kok kecil, yang besaran ada ga nda". Setelah mendengar keinginan tersebut, kami berdua sepakat akan mengajaknya ke Candi Borobudur di lain kesempatan. Dan akhirnya terealisasi pada libur natal (25/12/2018) kemarin.

Berangkat jam delapan pagi dari rumah, perjalanan kami ke Magelang untuk liburan di Candi Borobudur berjalan lancar. Tidak ada kemacetan yang berarti, hanya saja, ada sedikit antrian saat hendak masuk ke lokasi parkir di Kawasan Candi Borobudur.

Terdengar lirih woro-woro saat mendekati pintu masuk yang menginformasikan area parkir di dalam kawasan Candi Borobudur ditutup karena sudah penuh. Akhirnya, kami memutuskan untuk parkir di luar saja. Sebut saja pak calo, dia mendekati kendaraan kami untuk menawarkan akan mencarikan lokasi parkir yang dekat dengan ongkos Rp. 20.000,-. Tanpa pikir panjang kami pun meng-iya-kan saja, yang penting bisa parkir.
Baca cerita plesiran candi lainnya disini: Menikmati Candi Dan Saoto Bathok Di Desa Sambisari atau Jappa-Jappa Ke Keraton Ratu Boko
Usai parkir di seberang jalan, saya pun antri di loket untuk membeli tiket masuk. FYI, harga tiket masuk ke Candi Borobudur untuk pengunjung domestik sebesar Rp. 40.000,- (Dewasa) dan Rp. 20.000,- (Anak Umur < 10 Tahun). Ada pula penawaran tiket terusan untuk dua obyek wisata yang terdiri dari Borobudur-Prambanan dan Borobudur-Ratu Boko. Dengan harga tiket sebesar Rp. 75.000,- (Dewasa) dan Rp. 35.000,- (Anak Umur < 10 Tahun), kita dapat masuk ke dua objek wisata candi sekaligus dengan masa berlaku tiket 3 (tiga) hari.
Tiket Sutle Bus Borobudur | adipraa.com
Tiket Sutle Bus Borobudur

Berhubung liburan kali ini mengajak serta akung-uti-nya dan menimbang jarak dari pintu masuk pemeriksaan tiket ke lokasi Candi Borobudur cukup jauh, kami pun menggunakan fasilitas transportasi shuttle bus yang disebut "mobil tayo" karena bentuknya mirip kartun Bis Tayo. Harga tiketnya sebesar Rp. 15.000,-/ orang. Selain mobil tayo, ada pula fasilitas transportasi lain yang disediakan di dalam kawasan candi antara lain Mobil Kereta, Mobil Volkswagen dengan kap yang bisa dibuka, Mobil Golf dan Kereta Andong.
Suasana di Komplek Candi Borobudur | adipraa.com
Suasana di Komplek Candi Borobudur

Anak lanang tampak menikmati naik mobil tayo menuju area candi, suasananya cukup sejuk melintasi pepohonan rindang dan rumput hijau. Berbeda dengan hawa di tingkat teratas Candi Borobudur, ternyata pengunjungnya berjubel meski terik matahari sudah menunjukkan eksistensinya.
Tingkat Teratas Candi Borobudur | adipraa.com
Tingkat Teratas Candi Borobudur

Untuk mencari spot foto yang sepi pun sedikit sulit karena banyaknya pengunjung. Tak berlama-lama berkeliling di atas, kami pun turun dan menikmati kemegahan Candi Borobudur dari bawah saja.
Pahatan Relief di Dinding Candi Borobudur | adipraa.com
Pahatan Relief di Dinding Candi Borobudur

Ngomongin candi fenomenal satu ini, bangunan yang menjadi situs warisan dunia ini memiliki banyak sekali pahatan relief di dindingnya. Sebanyak 2672 panel relief terpahat di candi bercorak Budha ini sungguh menjadi maha karya seni yang indah. Sebuah bukti peradaban manusia pada masa lalu yang sarat dengan nilai filosofis.
Relief Karmawibhangga | adipraa.com
Relief Karmawibhangga

Berdiri di sudut tenggara candi Borobudur, saya menikmati Relief Karmawibhangga. Relief yang menggambarkan hukum sebab akibat dan gambaran manusia yang masih terikat nafsu duniawi. Relief lain yang terpahat yang dapat dilihat antara lain Lalita Wistara, Jataka dan Awanda serta Gandawyuda. Bangunan Buddhis terbesar di tanah air ini pesonanya memang tiada duanya.
Andong sedang ngetem menanti pelanggan | adipraa.com
Andong sedang ngetem menanti pelanggan

Selesai sudah berkeliling di kawasan candi, saatnya untuk pulang. Perjalanan menuju lokasi parkir kami tempuh menggunakan kereta andong yang ngetem di dekat pintu keluar candi. Harga karcisnya cukup mencengangkan, yaitu sebesar Rp. 150.000,- untuk 1 andong.
Tiket Kereta Andong | adipraa.com
Tiket Kereta Andong

Namun harganya cukup sebanding dengan rute perjalanannya yang menyenangkan, ternyata andong ini menawarkan tour tilik ndeso di desa Borobudur. Anak lanang pun senang bisa duduk di samping pak kusir yang sedang bekerja, mengendarai kuda supaya baik jalannya. Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk.... *malah nyanyi*
Berfoto di depan Waroeng Kopi Borobudur | adipraa.com
Berfoto di depan Waroeng Kopi Borobudur

Di tengah perjalanan, andong pun berhenti sejenak di Balkondes Waroeng Kopi Borobudur untuk menikmati minuman jahe secara gratis. Singgah di tempat makan berbentuk Joglo ala Jawa Tengah ini, kami putuskan untuk makan siang sekalian.
Free Jahe Khusus Penumpang Andong | adipraa.com
Free Jahe Khusus Penumpang Andong
Nasi, Lotek dan Tempe Mendoan | adipraa.com
Nasi, Lotek dan Tempe Mendoan

Tempat ini menyediakan menu makanan tradisional secara prasmanan yang bisa diambil sendiri sesuai selera. Untuk menuntaskan lapar yang berkepanjangan, saya memilih makan dengan lotek dan tempe mendoan yang rasanya pas dinikmati bersama jahe gratisnya. Selain lotek, menu lain yang tak kalah nikmatnya ada mangut, sayur daun singkong, tumis daun pepaya dan masih banyak lagi.

Kenyang makan di Waroeng Kopi Borobudur, kami pun melanjutkan kembali perjalanan menuju tempat parkir menggunakan andong. Dan kepulangan kami ke Jogja diiringi hujan yang turun dengan derasnya. Ademmm...

Tak terasa sudah di penghujung cerita. Dan tak terasa pula sudah di penghujung tahun, sepenggal cerita liburan di Candi Borobudur ini menjadi postingan penutup di tahun 2018. Selamat datang 2019! Jangan lupa bermuhasabah. Apa yang akan kita siapkan di tahun 2019 untuk bekal hidup di dunia dan akhirat? By the way, follow blog ini dong. FIN.

Saturday, 22 December 2018

Melihat Unta Punuk Satu di Gembira Loka Zoo

adipraa.com - Gembira Loka Zoo (GL Zoo) atau yang awalnya dinamakan Kebun Rojo, merupakan kebun binatang yang paling populer di Jogja. Banyaknya koleksi satwa dan wahana menarik yang ada di tempat wisata satu ini, menjadikan GL Zoo sebagai lokasi liburan keluarga yang paling diminati.
Karcis Masuk Gembira Loka Zoo | adipraa.com
Karcis Masuk Gembira Loka Zoo

Kebun binatang menjadi salah satu destinasi wisata yang pas bersama anak-anak. Dan jika berlibur di Kota Gudeg, jangan lupa untuk mengunjungi Kebun Binatang yang pembangunannya diprakarsai oleh Sultan Hamengku Buwono VIII ini.

Daerah Rejowinangun, menjadi lokasi Kebun Binatang GL Zoo berada. Tepatnya di sebelah barat Sungai Winongo. Kebun binatang ini terletak di Jalan Kebun Raya No. 02 Yogyakarta.

Rabu siang (19/12/2018), sekitar pukul 13.01 WIB, setibanya di lokasi saya langsung mengarahkan kendaraan ke area parkir GL Zoo. Sedikit tips buat sahabat yang ingin berkunjung ke objek wisata satu ini, apabila area parkir Gembira Loka Zoo tidak ditutup karena penuh, lebih baik parkir saja di dalam area parkir. Jangan parkir di luar, harga karcis parkirnya bisa berlipat-lipat.
Karcis Parkir Gembira Loka Zoo | adipraa.com
Karcis Parkir Gembira Loka Zoo

Di area parkir GL Zoo bea karcis parkir yang dikeluarkan untuk kendaraan roda empat hanya 5000 perak saja. Area parkir GL Zoo terbagi menjadi dua lokasi, yaitu di dekat Pintu Timur (A) dan Pintu Barat (B). Namun Area Parkir Pintu Barat yang berada di Jalan Veteran hanya dibuka setiap Minggu dan Hari Libur Nasional saja.
Siap jalan-jalan di Gembira Loka Zoo | adipraa.com
Siap jalan-jalan di Gembira Loka Zoo

Usai melangkahkan kaki menuju loket untuk membeli tiket masuk seharga Rp. 35.000,-/ orang, saya bersama istri siap mendampingi anak lanang menjelajahi GL Zoo yang luasnya cukup menguras keringat. Coba deh tengok Peta Gembira Loka Zoo berikut ini:
Peta Gembira Loka Zoo | adipraa.com
Peta Gembira Loka Zoo (Sumber: http://gembiralokazoo.com) 
Dengan luasnya area bonbin, sebutan Kebun Binatang Gembira Loka, pastinya cukup melelahkan menjelajahinya. Perjalanan kami dengan berjalan kaki melihat aneka satwa yang ada juga hanya sampai dengan area Scratch Zone saja. Hingga melewati Halte 3, anak lanang pun akhirnya minta naik Taring (Transpor Keliling), salah satu fasilitas yang ada di GL Zoo.
Karcis Taring (Transpor Keliling) | adipraa.com
Karcis Taring (Transpor Keliling)

Fasilitas Taring ini cukup membantu pengunjung menuju tempat-tempat menarik yang ada di GL Zoo. Tersedia 6 (enam) Halte Taring bagi pengunjung yang ingin mengaksesnya. Ada dua pilihan tiket bagi pengunjung yang ingin menggunakan fasilitas ini, yaitu: Satu Stop (Taring) seharga Rp 8.000,- dan  Multi Stop Kataring (Perahu Kataraman & Taring) seharga Rp 25.000.
Unta Punuk Satu | adipraa.com
Unta Punuk Satu

Kami bertiga naik Taring ini dari Halte 3 hingga Halte 6 menggunakan karcis Satu Stop. Turun dari Halte 6, anak lanang langsung mengajak saya dan istri melihat Unta Punuk Satu yang kandangnya bersebelahan dengan kandang Kuda Nil. Hewan khas timur tengah ini sedang berjemur di bawah teriknya siang. Sepertinya si unta lagi mager (males gerak) di samping bangunan mirip piramid. Yap, kandang unta ini dibangun dengan mengusung tema Timur Tengah di mana di dalamnya terdapat bangunan piramid.
Baca rekomendasi tempat wisata keluarga lainnya disini: Spot Wisata Keluarga Di Yogyakarta
Unta, merupakan binatang Ungulata berkuku genap dan memiliki bantalan kasar sehingga dapat berjalan di atas pasir tanpa tenggelam. Punuk yang dimiliki unta berfungsi sebagai cadangan lemak yang akan diubah menjadi energi apabila diperlukan.

Habitat alami unta punuk satu yaitu di daerah kering, terutama gurun Sahara di Afrika. Hewan ini mampu hidup di kawasan dengan suhu 34 - 41 derajat Celcius. Tak heran Unta Punuk Satu ini tampak santai duduk di bawah sinar matahari. Saya yang memakai topi saja sudah tidak kuat berlama-lama menemani anak lanang melihat unta ini di tepi kandang. Pengennya sih naik wahana Onta Tunggang melintasi tiruan padang pasir khas Timur Tengah sembari berfoto di depan piramid. Namun karena siang itu panasnya bukan main jadi ya mengurungkan niat.
Mengenal jenis-jenis beruang di Gembira Loka Zoo | adipraa.com
Mengenal jenis-jenis beruang di Gembira Loka Zoo

Secara keseluruhan, Kebun Binatang Gembira Loka Zoo sangat nyaman dan pastinya menyenangkan untuk dijadikan liburan bersama keluarga. Koleksi hewan satwanya cukup lengkap. Setelah berhasil membangun taman reptil dan amfibi (Reptil and Amphibian Park) dan taman burung (Bird Park), GL Zoo akan menghadirkan zona cakar (Scratch Zone) yang berisikan berbagai hewan karnivora. Ketika kami berkunjung, zona ini masih dalam proses pembangunan. Yang menarik, zona ini dihiasi dengan air terjun serta sungai kecil yang mengalir untuk menambah suasana hutan asia tenggara yang menjadi salah satu konsep penataan kandang di zona cakar. Semoga pembangunan zona cakar GL Zoo segera terselesaikan dengan sempurna. Semangaaaat!

Sekian cerita kali ini, anak lanang puas setelah melihat Unta Punuk Satu di Gembira Loka Zoo. Okey, selamat bersuka ria di Gembira Loka Zoo! Maturnuwun.

Tuesday, 18 December 2018

Menikmati Candi dan Saoto Bathok di Desa Sambisari

adipraa.com - Menyapa candi di pagi hari, hayuk! Yup, kegiatan ini saya lakukan bersama istri dan anak lanang disela-sela libur menghabiskan cuti di akhir tahun. Mengunjungi situs bersejarah seperti candi adalah salah satu kegiatan favorit saya untuk mengisi waktu libur.

Candi yang dikunjungi kali ini adalah Candi Sambisari yang merupakan candi bergenre Hindu. Awalnya, candi ini secara tak sengaja ditemukan oleh seorang petani saat menggali lapangan. Selama berabad-abad lamanya candi ini tertimbun di dalam tanah, diperkirakan karena terkubur oleh material vulkanik letusan gunung Merapi. 
Komplek Candi Sambisari | adipraa.com
Komplek Candi Sambisari

Menikmati candi yang dibangun pada masa dinasti Syailendra ini pemandangannya cukup unik, karena letak komplek candinya berada lebih rendah dari permukaan tanah. Hamparan rumput hijau mengelilingi komplek candi ini. Terdapat tulisan Candi Sambisari dari tanaman perdu yang berada di dinding tanah sebelah timur. Semuanya tampak hijau segar.
Anak Tangga menuju bangunan candi Sambisari | adipraa.com
Anak Tangga menuju bangunan candi Sambisari

Untuk memasuki bangunan candi yang dikelilingi pagar batu 2 (dua) lapis ini kita harus menuruni beberapa anak tangga terlebih dahulu. Terdapat 4 lokasi tangga turun yang dapat dilalui sebagai akses menuju bangunan candi Sambisari.
Selfie  di depan bilik candi utama | adipraa.com
Selfie di depan bilik candi utama

Komplek Candi yang diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada 23 Maret 1987 ini terdiri dari 1 bangunan candi utama dan 3 bangunan candi pendamping (pewara). Di dalam bilik candi utama ini terdapat lingga dan yoni dimana membuktikan bahwa tempat ini dahulu digunakan sebagai tempat pemujaan dewa Syiwa dalam ajaran Hindu.
Arca Agastya di sisi sebelah selatan | adipraa.com
Arca Agastya di sisi sebelah selatan

Anak lanang pun mengajak berkeliling menyusuri bangunan Candi Sambisari. Menjelajahi komplek bangunan Candi Sambisari, kita akan menemukan beberapa relung candi yang berisikan arca, diantaranya ada arca Dewi Durga, arca Ganesha dan arca Agastya. Yang sangat disayangkan adalah ada arca yang hilang karena dicuri, yaitu arca Mahakal dan Nandiswara yang seharusnya menempati relung yang berada di sisi barat dekat pintu masuk candi.
Berfoto di Candi Sambisari | adipraa.com
Berfoto di Candi Sambisari
Anak lanang mengintip di ujung pagar batu | ado[raa.com
Anak lanang mengintip di ujung pagar batu

Saya pun menikmati keindahan Candi Sambisari dengan mencari foto angle yang apik untuk mengabadikan momen liburan akhir tahun bersama keluarga.
Komplek Candi Sambisari | adipraa.com
Komplek Candi Sambisari

Untuk sahabat yang ingin mengunjungi Candi Sambisari, lokasinya berada di Desa Sambisari. Dari pusat kota jogja, arahkan perjalanan menuju arah Jalan Raya Jogja-Solo, lokasinya kira-kira 4 (empat) kilometer sebelum kompleks Candi Prambanan. Alamatnya di Jalan Candi Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman, D.I. Yogyakarta.
Simak cerita plesiran candi lainnya disini: Jappa-Jappa Ke Keraton Ratu Boko
Dari Jalan Raya Jogja-Solo, ada pertigaan setelah Bandara Adisucipto dengan penanda Gedung Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, belok kiri ke arah utara. Komplek Candi Sambisari berdiri di area perkampungan warga.
Saoto Bathok Mbah Katro | adipraa.com
Saoto Bathok Mbah Katro

Jika lapar melanda saat mengunjungi Candi Sambisari, saya rekomendasikan untuk menjajal "Saoto Bathok Mbah Katro". Warungnya berada di sebelah utara berjarak tak jauh dari komplek candi. Warung ini tidak buka cabang dimanapun selain di Desa Sambisari ini.
Saoto Bathok dan menu pelengkapnya | adipraa.com
Saoto Bathok dan menu pelengkapnya

Warung ini menawarkan Saoto daging bergenre soto solo yang penyajiannya dengan mangkok bathok atau tempurung kelapa. Sebagai pelengkap, kita bisa memilih lauk seperti tempe, sate usus dan sate telur. Saya dan keluarga menikmati Saoto Bathok ini sebagai sarapan sebelum menjelajahi Candi Sambisari.

Oke gaes, sekian cerita saya menikmati Candi dan Saoto Bathok di Desa Sambisari. Paket kompit bukan, wisata sejarah sekaligus kulineran. So, buat sahabat yang ingin main ke Jogja dalam rangka liburan akhir tahun, spot wisata satu ini bisa banget dimasukkan list destinasi jogja yang wajib dikunjungi. Maturunuwun.