Sunday, 16 July 2017

Menikmati Harmonisasi Musik Jogja: Calung Malioboro hingga Gamelan Jawa

Plesiran • Jogja • Culture

Menikmati Harmonisasi Musik Jogja

adipraa.com – Siapa sih yang tidak suka mendengar musik? Hampir semua orang suka mendengar musik, salah satu aktivitas manusia yang menyenangkan. Menurut saya, perasaan seseorang akan menjadi rileks dan tenang dengan mendengarkan musik. Bahkan, musik juga bisa menjadi obat.

Apa yang terlintas di benakmu saat mendengar kata Jogja dan musik? Rasanya dua kata tersebut dapat diumpamakan sebagai pasangan serasi yang tak bisa dipisahkan. Ya, Jogja memang sangat kental dengan seni dan budaya, termasuk seni musiknya.

Yuk, simak perjalanan kecil menikmati harmonisasi musik ala Jogja dalam artikel kali ini. Sekadar membagikan beberapa spot yang pernah menghadirkan lantunan musik tradisional secara live di Jogja.

"Musisi jalanan mulai beraksi...."

Tau kan sepenggal lirik tersebut, persembahan dari Katon Bagaskara yang berjudul Yogyakarta. Lewat musisi jalanan, alunan musik memang mewarnai Jogja di berbagai sudut kota.

Salah satu contohnya adalah musik calung. Lagu demi lagu dilantunkan ketika lampu lalu lintas tanda berhenti menyala di beberapa sudut kota Jogja. Beberapa grup calung ready memainkan musik yang enak didengar, menghibur setiap pengendara yang berhenti menunggu lampu hijau menyala.

Calung di Malioboro

Musik Calung di Malioboro Jogja
Calung di Malioboro Jogja

Mau yang lebih seru lagi? Cobalah untuk mendengarkan musik calung di Malioboro saat malam hari. Alunan musik yang didominasi oleh harmonisasi nada dari alat musik angklung ini akan mengiringi langkahmu menikmati malam di jalan yang paling terkenal di Kota Jogja.

Siter di Batik Hamzah

Masih di kawasan Malioboro, ada spot menarik lain yang menyajikan alunan musik tradisional Jawa. Nada indah tercipta dari alat musik siter dengan tembang-tembang yang dilantunkan.

Musik tersebut dapat menemani aktivitas berbelanja di gerai paling ujung selatan Malioboro, tepatnya di Batik Hamzah atau yang dulu terkenal dengan nama Mirota Batik. Perlu diketahui, siter merupakan alat musik petik yang sangat khas dalam gamelan Jawa.

Musik Siter dan Kendang di Batik Hamzah Jogja
Siter dan Kendang di Batik Hamzah Jogja

Memasuki gerai yang kental dengan koleksi barang-barang tradisional ini, kamu akan menyaksikan pemain siter memetikkan ibu jarinya dan menghasilkan nada yang menenangkan hati.

Gamelan dan Tembang Jawa di Rumah Sakit

Tak hanya di tempat umum dan pusat perbelanjaan saja, keindahan musik ala Jogja juga dapat kamu temukan di beberapa instansi milik Pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satunya adalah suguhan musik yang ada di Rumah Sakit Jogja.

Musik sebagai teman suasana

Musik dapat menghadirkan suasana yang lebih tenang dan menyenangkan. Di Rumah Sakit Jogja, alunan musik tradisional Jawa pernah menjadi bagian dari suasana ruang tunggu pelayanan.

Seperti yang telah saya utarakan pada paragraf sebelumnya, musik juga dapat menjadi obat. Disadari atau tidak, musik bisa menghadirkan perasaan senang dan menjadi terapi kesehatan yang menyenangkan.

Hal ini diperhatikan oleh Rumah Sakit Jogja. Pihak rumah sakit berusaha menghadirkan pemain siter dan sinden yang membawakan tembang-tembang Jawa untuk para pelanggan yang datang berobat.

Alunan Tembang Jawa di Rumah Sakit Jogja
Alunan Gamelan dan Tembang Jawa di Rumah Sakit Jogja

Jika kamu kebetulan berkunjung ke rumah sakit ini, cobalah menikmati alunan musik gamelan khas Jawa yang ada di ruang tunggu pelayanan rawat jalan Rumah Sakit Jogja.

Pada masa artikel ini dibuat, siter dan sinden siap memainkan musik di atas gazebo mulai pukul 8 pagi hingga 12 siang. Selain siter, terkadang juga dihadirkan alat musik gamelan lainnya sebagai pengiring sinden. Istimewa.

Jejak Bunyi Jogja
Malioboro Musik calung
Batik Hamzah Siter dan kendang
Rumah Sakit Jogja Gamelan dan tembang Jawa
Catatan Perjalanan

Itulah ulasan singkat tentang harmonisasi musik ala Jogja yang bisa saya rangkum dalam artikel sederhana ini. Ternyata menikmati Jogja tidak selalu harus lewat bangunan bersejarah atau kulinernya. Kadang cukup dengan berhenti sejenak, mendengarkan alunan musik, lalu membiarkan suasana Jogja bercerita lewat bunyi.

Semoga tulisan ini semakin membuat kamu merindukan Jogja dari sudut pandang musiknya. Karena di kota ini, perjalanan bukan cuma soal tempat yang kita datangi, tetapi juga suara yang kita dengarkan sepanjang jalan. Fin.

Previous Post
Next Post
The Blogger

  1. Jogja selalu menarik dari sisi seni budayanya. Senimannya kreatif :D

    ReplyDelete
  2. Keren banget mas...saya suka musik Jawa meski tidak bisa memainkannya....semoga suatu saat nanti bisa ke Jogja dan menikmati segala keindahan disana, termasuk musiknya yang khas....

    ReplyDelete
  3. iya sih bener. waktu jalan2 malam di Malioboro aku ngelewatin 1 sudut jalan dimana ada musiknya dan itu asli menfhibur.. entah jalan apa itu

    ReplyDelete
  4. Suasana jogja dikala malam sambil mendengarkan musik khas disana.. tak terlupakan

    Salam Kenal :)

    ReplyDelete
  5. Jogja memang luar biasa,tetap menjaga dan melestarikan budaya lokal, bahkan sampai musik tradisional sekalipun :)

    ReplyDelete
  6. Hari pertama kedatangan saya ke Jogja kemarin, semalaman saya nangkring di Malioboro... nongkrongin New Banesa hihi

    ReplyDelete
  7. saya juga suka musik jogja ataupun musik2 tradisional lainnya. tapi sekarang, mulai menjauhi musik, diganti sama yang lain. o ya salam kenal mas

    ReplyDelete
  8. saya suka banget dengan musik tradisional mas

    ReplyDelete
  9. Keren mas postingannya. Sekarang ini kebanyakan malah lebih suka lagu2 barat. Padahal musik jawa nggak kalah kerennya. Salam kenal mas hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maturnuwun kunjungannya. Salam kenal juga Mas Yayak.

      Delete
  10. musik jalanan kalau enak memang asik untuk dinikmati

    ReplyDelete
  11. Sumpeh membaca reportase ini menjadikan Jogja nambak semakin Istimewa...TFS ya mas..

    ReplyDelete
  12. Wah kren mas , nmun sayang blum pernah ke jogja he

    ReplyDelete
  13. jogja masih dalam list yang perlu aku kunjungi, masih banyak warisan budaya yang indah buat ditulis nih.

    ReplyDelete
  14. Seni adalah hal yang tak boleh dilupakan. Memang saat ini musik seperti gamelan masih ada di Jawa dan Yogyakarta. Tapi apakah 10 tahun mendatang masih ada? Itulah tugas kita bersama dalam menjaga keharmonisan musik Nusantara m

    ReplyDelete
  15. Aku suka grup musik rap asal Yogya. Lupa namanya, cukup terkenal padahal =(

    ReplyDelete
  16. Aku juga suka banget sama musik kroncong... APa lagi suara alat musiknya...
    Kreatif dan gak ngebosenin...

    ReplyDelete
  17. elalu suka dengan musik, termasuk musik yang diciptaka dari alat musik tradisional. Paling enak didengerin. Jogja selalu membuat kangen neh, pengen ke sana lagi

    ReplyDelete
  18. Kesenian Jogja emang keren, jadi betah tinggal di jogja :D

    ReplyDelete
  19. kesenian tradisional jogja terkenal sangat khas dengan nusantara.
    mantap..

    ReplyDelete
  20. Suasana jogja malam hari memang membuat rindu, apalagi sambil dengerin musik gamelan jawa :)

    ReplyDelete
  21. Keren ya. Bener2 kota budaya nih. Kangen ke Yogya lagi.

    ReplyDelete