The World Landmarks Merapi Park
adipraa.com — Tak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk melihat landmarks dunia. Di Kota Gudeg, kamu bisa menemukan versi miniaturnya dalam satu kawasan. Namanya The World Landmarks.
Destinasi wisata ini berada di kawasan Merapi Park, Sleman, D.I. Yogyakarta. Dibuka pada Juni 2017, objek wisata ini menawarkan pengalaman jalan-jalan santai sekaligus berburu foto dengan berbagai miniatur bangunan ikonik dari sejumlah negara.
Sleman, Jogja
Satu tempat, banyak landmark dunia. Tinggal siapkan gadget, pilih sudut foto favorit, lalu abadikan momen perjalananmu.
Bagaimana dengan harga tiket masuknya? Saat saya berkunjung, untuk masuk dan hunting foto di objek wisata yang mengandalkan spot instagramable ini, tiketnya cukup terjangkau, yaitu Rp15.000. Untuk kendaraan roda empat, tersedia pula biaya parkir sebesar Rp5.000.
The World Landmarks Merapi Park menjadi tempat yang menarik bagi kamu yang ingin mendapatkan banyak foto selfie dengan latar belakang landmark dunia tanpa harus melakukan perjalanan ke luar negeri.
Berburu Landmark Dunia
Dengan konsep yang tidak jauh berbeda dari objek wisata Small World Purwokerto yang pernah saya kunjungi, The World Landmarks Merapi Park menghadirkan sejumlah miniatur landmark yang bisa menjadi latar foto.
Saat itu saya belum melihat landmark Indonesia yang ikut mejeng di antara koleksi tersebut. Namun, keberadaan miniatur berbagai landmark dunia sudah cukup membuat area ini menarik untuk dijelajahi dari satu spot ke spot lainnya.
Tidak perlu paspor untuk berfoto bersama landmark dunia. Cukup datang ke lereng Merapi dan siapkan kamera.
Bukan Cuma Spot Foto
Selain menghadirkan spot foto dengan berbagai miniatur landmark dunia, The World Landmarks Jogja juga memiliki beberapa fasilitas pendukung untuk membuat pengunjung lebih nyaman.
Setelah Foto, Saatnya Makan
Kalau perut mulai lapar selepas puas berkeliling dan selfie, tidak perlu buru-buru mencari tempat makan ke luar kawasan. Di The World Landmarks Jogja terdapat sebuah resto dengan nama yang cukup unik, yaitu Leyeh-Leyeh.
Konsep pelayanannya menggunakan self service. Jadi pengunjung dapat mengambil sendiri makanan yang diinginkan alias prasmanan.
Bangunan resto menggunakan konsep rumah joglo sehingga suasananya terasa lebih tradisional. Menarik juga untuk menjadi tempat istirahat setelah puas berkeliling area The World Landmarks.
Untuk teman minum, cobalah menyeruput secangkir teh jahe sambil menikmati hangatnya mendoan. Kalau ingin mencicipi panganan khas Kaliurang, tersedia pula Jadah Tempe.
Perpaduan makanan hangat dan suasana kawasan lereng Gunung Merapi membuat sesi makan setelah hunting foto terasa semakin pas.
Oke gaes! Kalau sedang berada di kawasan lereng Gunung Merapi dan ingin mencari destinasi yang santai untuk berburu foto, The World Landmarks Jogja bisa menjadi salah satu pilihan perjalanan. Siapkan gadget favoritmu, pastikan baterainya penuh dan jangan lupa ajak orang-orang terdekat. Selamat jalan-jalan dan selamat berburu foto!

jogja sekarang tambah banyak wisata baru ya, belum ke sana lagi mdhan kalau sepupuku nikah bisa ke sana
ReplyDeleteaduh... jadi pengen ke sana. kapan ya bisa ke yogya?
ReplyDeleteBagus ya, mas. Udah beberapa kali liat foto disitu tapi gak tau nama tempatnya
ReplyDeleteJogja tambah menarik ya mas....sepertinya skrg pariwisata Indonesia mulai berkembang. Banyak hutan, laut dan lahan2 yang dulunya tidak terawat kini menjadi spot2 menarik yang cocok dikunjungi. TFS ya mas
ReplyDeleteWah, kayaknya menarik tuh. Sekilas desain tempatnya kaya kopi klotok di pakem dan di sambego mas... :)
ReplyDeleteWaahh seru seruuuuuu, sekarang di Kaliurang banyak objek wisata kekikinian yaaa. Terima kasih ceritanya ya.
ReplyDeleteDengan senang hati mbak Prima
DeleteTak perlu ke belanda ya untuk bisa foto dg kincir angin, cuma merogoh kocek 15ribu aja
ReplyDeletewah aku juga barusan nulis tentang ini, tapi nggak jadi makan disana. makannya turun gunung dlu=)
ReplyDeleteSamaan daong mbak Dian. Toss
DeleteSaya pernah ke sana :D
ReplyDeleteJogja selalu membuat saya ingin kembali :)
Cakeeep.... Ditunggu kehadirannya mbak Ani Berta
DeleteBisa jadi referensi pas di Jogya. Tapi 15 ribu/orang ya itungannya?
ReplyDeleteSelalu pengin ke sini, tapi belum kesampaian. Semoga...semoga, bisa someday
ReplyDeleteMakin bervariatif ya wisaya di jogja. Selalu ada yg baru.
ReplyDeleteitu landmarknya photo/spanduk kah mas? atau emang beneran landmark gitu?
ReplyDeleteBangunan miniatur mas. Bukan foto atau spanduk...
DeleteManteeep... jadi makin gak sabar pengen ke Jogja lagi. Ngumpulin dulu tabungan... kalo cuma cukup buat ongkos, nanti di sana traktir aku bakso ya Mas! :D
ReplyDeleteHehehe. Insyaallah mbak Orin. :)
Deletewisatanya apik juga nih..
ReplyDeleteEh aku baru tau loh di Jogja ada yang beginian. Keren nih, noted
ReplyDeletewih... kayak yang di Shenzhen ya.. banyak miniatur landmarks dunianya...
ReplyDeleteSuatu saat juga harus ke jogja nih, sudah lama pingin kesana.
ReplyDeleteSemoga akhir tahun / awal bisa 'dolan' kesana... hehe
ini mirip2 yang di purwokerto yah..
ReplyDelete-Traveler Paruh Waktu-
Betul Mas Bara, konsepnya mirip dengan Small World Purwokerto
DeleteSaya kirain ini di Purwokerto. Ternyata ada juga di Jogja, ya
ReplyDeleteKeren ya, banyak spot yang instagramable (wisata buatan) selain wisata alamnya, kulinernya juga yuhuuu. Ini paket lengkap sih, karena ada lokasi wisata yang tidak ada warung/tempat makannya; puas mata dan jiwa, lapar perut :p
ReplyDeleteJogja selalu menyuguhkan keindahannya, sama dengan Bali, banyak wisatawan yang takjub sehingga berbondong-bondong menuju tempat wisata yang ada di Jogja maupun Bali
ReplyDelete