Rencana awalnya sederhana: joging pagi di Stadion Maguwoharjo. Tapi namanya juga rencana, kadang realisasinya punya jalan cerita sendiri. Saya berangkat agak kesiangan dan baru meluncur ke stadion sekitar setengah sembilan pagi. Matahari sudah mulai menampakkan taringnya. Baru membayangkan beberapa putaran saja rasanya sudah ikut berkeringat.
Akhirnya saya hanya joging satu putaran. Daripada memaksakan diri di bawah matahari yang semakin panas, saya memilih mengakhiri sesi olahraga lebih cepat. Nah, setelah itu muncul agenda yang jauh lebih menggoda: kulineran. Beberapa jajanan akhirnya saya beli, tetapi kali ini saya ingin bercerita tentang salah satu yang cukup menarik perhatian, yaitu Zuppa Soup dari Zuppanana.
Dari papan menunya, ada dua varian zuppa soup yang menarik perhatian. Pertama adalah Chicken Zuppasoup, berupa sup krim lembut berisi chicken, sosis, jagung, dan keju leleh. Sup tersebut kemudian dipanggang bersama pastry renyah berwarna keemasan. Kombinasi sup gurih dan pastry menjadi daya tarik utamanya.
Chicken Zuppasoup
Sup krim lembut dengan isian chicken, sosis, jagung, dan keju leleh, kemudian dipanggang dengan pastry renyah keemasan.
Chocobanana Zuppasoup
Perpaduan saus cokelat creamy dan pisang manis di dalam pastry renyah, lengkap dengan taburan meses cokelat leleh di atasnya.
Kali ini saya memilih Chicken Zuppa Soup. Niatnya untuk sarapan di rumah, jadi setelah selesai membeli, makanan langsung saya bawa pulang. Namun sebelum menikmati, ada satu cerita kecil yang cukup menghibur: antreannya ternyata lumayan panjang. Saya mendapatkan nomor 59, sementara nomor yang baru dipanggil masih 51.
Setelah menunggu, akhirnya pesanan saya jadi juga. Zuppa Soup kemudian dibawa pulang dan baru disantap di rumah. Dari tampilannya, ada satu hal yang langsung terasa berbeda dari zuppa soup yang pernah saya coba sebelumnya, yaitu bentuk wadahnya.
Zuppa Soup dari Zuppanana ini dipanggang menggunakan wadah aluminium foil yang bentuknya bulat memanjang. Alhasil, tampilannya pun ikut memanjang. Berbeda dengan zuppa soup yang pernah saya beli ketika Kulineran Seru di CFD Alun-alun Wates, yang waktu itu disajikan menggunakan mangkuk bundar. Jadi kalau dibawa pulang, bonus mangkuknya, lumayan bisa buat wadah sambel. :D
Soal Bentuk, Sama-sama Punya Gaya
Kalau sebelumnya saya pernah menikmati zuppa soup dalam mangkuk bundar di Alun-Alun Wates, kali ini bentuk memanjang dari aluminium foil memberikan pengalaman visual yang berbeda. Pastry keemasan di bagian atas tetap menjadi bagian yang paling menggoda, sementara isi supnya berada di bawah lapisan pastry tersebut.
Buat Sahabat Adipraa yang penasaran dengan cerita zuppa soup versi sebelumnya, artikelnya bisa dibaca di sini: Bukan Jogging, Tapi Kulineran Seru di CFD Alun-alun Wates .
Jadi, begitulah cerita joging saya yang kesiangan di Maguwoharjo. Berangkat dengan niat olahraga, hanya satu putaran yang berhasil dituntaskan, lalu berakhir dengan membawa pulang makanan. Kalau dipikir-pikir, memang agak melenceng dari tujuan awal. Tapi justru di situlah serunya. Kadang sebuah agenda sederhana bisa berubah menjadi pengalaman kuliner yang menarik untuk diceritakan.
Dan untuk pagi itu, Chicken Zuppa Soup Zuppanana menjadi oleh-oleh paling nikmat dari sesi joging yang kepanasan. Olahraga sedikit, kulinerannya yang banyak. Namanya juga hidup, harus seimbang. Wkwkwk.
Sudah Pernah Coba Zuppanana?
Kalau sedang berada di sekitar Maguwoharjo dan menemukan Zuppanana, mungkin bisa memasukkan Chicken Zuppasoup atau Chocobanana Zuppasoup ke dalam daftar jajanan untuk dicoba.


Saya jadi curiga, jangan-jangan niatnya memang mencari kuliner yang dibungkus olahraga.. hihihi.
ReplyDeleteSssst… jangan buka kartu. Wkwkwk
DeleteSantai aja, Bang, nggak dibuka kok cuma dinongoli dikit.. wkwkwk.
DeleteOke, kalo cm menongol dikit, gpp. pucukannya doang kan... :D
Delete