Sunday, 23 July 2017

Kenali Depresi: Segeralah Curhat dan Jangan Pendam Sendirian!

Catatan Kesehatan · Adipraa.com

Depresi,
Segeralah Curhat.

Sebuah catatan tentang pentingnya berbicara

Ada masa ketika seseorang terlihat baik-baik saja, tetapi sebenarnya sedang berjuang sendirian. Jangan biarkan semuanya dipendam terlalu lama.

Depresi, segeralah curhat! | adipraa.com
Depresi, segeralah curhat!

adipraa.com — Kematian vokalis band rock yang sukses dengan album Hybrid Theory membuat publik heboh. Yang lebih mengejutkan lagi, Chester Bennington, pentolan Linkin Park, dikabarkan mengakhiri hidupnya pada Kamis (20/7/2017).

Berita tersebut kembali mengingatkan kita bahwa persoalan kesehatan mental bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele. Di balik seseorang yang terlihat biasa saja, bisa jadi ada pergulatan yang tidak pernah kita ketahui.

“Tidak semua orang yang sedang berjuang terlihat sedang berjuang.” — Pengingat untuk lebih peduli
Mengenal Depresi

Aih, depresi! Memang satu persoalan yang kompleks. Antara satu orang dengan orang lainnya, penyebabnya bisa berbeda-beda. Setiap orang memiliki masalah, pengalaman, dan cara menghadapi persoalan yang tidak sama.

Depresi dapat menimpa siapa saja, tua maupun muda, pria maupun wanita, kaya maupun miskin. Secara umum, depresi dapat melibatkan rasa sedih yang berkepanjangan, emosi yang berat, pikiran negatif, merasa tidak dihargai, marah, pesimis hingga kegelisahan.

Jangan hadapi sendirian

Ketika seseorang sedang mengalami tekanan berat, dukungan dari orang-orang di sekitarnya dapat menjadi bagian penting dalam proses mencari bantuan.

Mulai dari Sebuah Percakapan

Lalu, bagaimana cara menghadapi depresi? Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan adalah mulai berbicara. Curhat. Ungkapkan apa yang sedang dirasakan kepada orang yang dipercaya.

Bisa kepada pasangan, orang tua, teman, atau siapa saja yang dirasa aman untuk diajak berbicara. Tidak harus langsung menemukan solusi. Terkadang seseorang hanya membutuhkan tempat untuk didengarkan.

Namun, menjadi teman curhat juga membutuhkan empati. Dengarkan tanpa menghakimi. Jangan menertawakan, meremehkan, menyalahkan, atau justru menjauhi orang yang sedang berusaha menceritakan perasaannya.

Jangan Dipendam Sendiri

So, saat mengalami depresi, jangan merasa harus menyelesaikan semuanya sendirian. Berbicaralah kepada orang yang dipercaya dan, bila diperlukan, carilah bantuan dari tenaga profesional.

Komunikasi yang terbuka dan kesediaan untuk mendengarkan dapat membantu seseorang merasa lebih dipahami. Tetaplah hadir, dengarkan dengan pikiran terbuka, dan tawarkan bantuan yang memang memungkinkan.

Kita juga bisa menjaga diri dengan menjalani pola hidup yang lebih sehat, seperti makan dengan baik, berolahraga secara teratur, dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

A Little Reminder

Bicarakan.
Jangan Pendam Sendiri.

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal sedang mengalami masa sulit, jangan ragu untuk mencari bantuan dan berbicara dengan orang yang dipercaya atau tenaga profesional.

Karena terkadang, satu percakapan sederhana bisa menjadi awal untuk mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan.

FIN · adipraa.com
Previous Post
Next Post
DITULIS OLEH

  1. Bener banget, depresi itu jangan dianggap enteng. Curhat bisa membuat rasa tenang dan nyaman. Bisa curhat dengan sahabat dekat, saudara atau bahkan istri ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya boleh dong curhat sama istri, tapi masalahnya saya belum beristri
      Apa bisa curhat sama istri orang lain?

      Delete
    2. Boleh aja, curhat dengan istri orang lain mas Niki. Asal dapat ijin dari suaminya. :)

      Delete
  2. Ya curhat dengan orang terdekat yang bisa dipercaya memang baik bagi yang sedang mengalami depresi. Dari beberapa berita yang saya baca tentang Chester pun kabarnya perubahan sikapnya terjadi sejak kematian sahabatnya yang juga bunuh diri pada bulan Mei.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, sahabatnya Chris Cornell pentolan Soundarden jg mati bunuh diri. Ngeri y mbak.

      Delete
  3. Saya jarang curhat ke orang lain mas kecuali kepada Allah, suami dan Ortu. Pernah sekali curhat ke orang lain malah embyer.... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. curhat kepada suami dan ortu itu juga sama aja curhat ke orang lain kali mbak LFJ alias Jeng Yuni. Yang penting ga embyer.... hahaha

      Delete
    2. ahahaha aku ngikik baca komen ini :P

      Delete
  4. Naaah, itu diaa, aku mah ga bisa curcoool,tipe orang yang memendam. Nanti ada bom waktunya meledak, down deh hahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau modelnya bom waktu, bisa-bisa orang lain yang kena imbasnya. :)

      Delete
  5. semoga kita semua selalu dalam perlindungan dan bimbingan Allah swt, Amin
    jangan sampai kita depresi dan mengakhiri hidup kita dengan kesia-sia an ...

    ReplyDelete
  6. Sebenarnya kalau kita cermati lagu-lagunya Linkin Park itu malah sebuah curhatan :-)

    ReplyDelete
  7. iya karena apa yang dipendam lama-lama akan meledak hehehehe :)

    ReplyDelete
  8. Lagu LP emang mewakili banget buat orang2 yang sebenarnya juga depresi (ringan atau berat)... Aku seringnya curhat di WAG. Teman2 sering kasih solusi. Kalau pun dirasa gak bisa kasih solusi, mendengarkan saja sudah cukup membantu

    ReplyDelete
  9. Sedih dengar Chester mengakhiri hidupnya demikian. Jadi ingat dulu jaman SMA kalau lagi stress pasti muter kasetnya Linkin Park.. Benar depresi memang tidak bisa dianggap enteng.. Curhat pun kalau sudah nggak membantu, harus mau ke psikolog/psikiater biar terbantu secara tuntas.

    ReplyDelete
  10. Kadang ga semua orang mau curhat, ada sebagian yang memilih memendam perasaan. Jadi seperti itulah akbitanaya.

    RikyRamadhan

    ReplyDelete
  11. Setuju banget mas... kita harus terbuka pada orang lain tentang masalah yg kita hdapi !!!

    ReplyDelete
  12. setuju mas jangan sampai kita sia2kan masa muda kita dengan depresi ya ....

    ReplyDelete
  13. Setuju mas. Tapi gak gampang loh mas cuthat untuk orang intovert. Aku merasakan betul itu. Jadi hrs bener2 ketemu lawan bicara yang nyaman dulu baru bisa terbuka. Naaahhh nyari lawan bicara yang nyaman itu juga bukan hal mudah. Hihi

    ReplyDelete
  14. Setuju mas, tapi sekarang ini sayangnya orang-orang beranggapan kalau curhat tuh lebay. Minta saran seringkali di ketawain. Ya, gitu-gitulah. Trus populasi orang yang mau mendengarkan tuh, juga kayaknya udah mulai berkurang.
    Untuk mengurangi hal tersebut, kita harus memulainya dari diri sendiri. Belajar mendengarkan keluhan orang lain, bukan malah menghakimi atau menertawakan.

    ReplyDelete
  15. Pengalaman saya dulu depresi tapi takut mau curhat ke siapa, akhirnya cuma baca buku dan mendekatkan diri ke Allah, syukur nggak sampai ada pikiran mau bunuh diri mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yg penting ada kawan or punya komunitas.. jd ada penyaluran hehehe

      Delete
  16. Kita mesti lebih peka pada orang-orang terdekat atau orang-orang di sekitar kita ya. Sering orang depresi malah diem aja, nggak mau cerita apa-apa, sehingga menurut kita "dia baik-baik aja". #notetomyself_sih

    ReplyDelete
  17. Bener tuh. Kalau merasa depresi, mending segera curhat. Karena depresi bisa memicu rasa ingin bunuh diri.

    ReplyDelete