First Experience
with Garuda Indonesia
Perjalanan Yogyakarta–Jakarta bersama keluarga, sekaligus pengalaman pertama anak lanang naik “burung besi”.
adipraa.com - September ini, saya dan keluarga pergi jagong manten saudara yang ada di Jakarta. Perjalanan Yogyakarta–Jakarta kali ini kami tempuh melalui jalur udara.
Pertimbangannya sederhana. Waktu cuti cukup singkat, sementara agenda di Jakarta lumayan padat. Daripada menghabiskan banyak waktu di perjalanan dan membuat badan terlalu lelah, apalagi membawa anak kecil, akhirnya kami memilih penerbangan Garuda Indonesia kelas ekonomi.
Untuk perjalanan ini, saya sudah mempersiapkan tiket jauh-jauh hari. Tujuannya tentu saja supaya mendapatkan harga yang lebih bersahabat.
Kebetulan saya menggunakan aplikasi Bebas Bayar untuk membeli tiket. Prosesnya cukup praktis dan salah satu hal yang menarik adalah adanya cashback.
First flight for anak lanang
Ini kali pertama anak lanang terbang naik “burung besi”. Untuk pengalaman pertamanya, saya mempercayakan perjalanan ini kepada Garuda Indonesia.
Meskipun harga tiketnya berada di atas beberapa maskapai lainnya, bagi saya kenyamanan menjadi salah satu pertimbangan penting. Apalagi perjalanan kali ini membawa anak kecil.
Snack time di udara
Setelah pesawat berhasil take-off, dua pramugari mulai membagikan snack box berwarna kuning bertuliskan “Snack time”. Dari kabin depan sampai akhirnya tiba di kursi kami.
Isi “Snack time” terdiri dari roti isi selai stroberi, satu bungkus mixed nuts, refreshing towel, dan satu botol air mineral Aqua 120 ml.
Selain snack box, tersedia pula minuman dengan beberapa pilihan. Karena sedang batuk pilek, saya memilih Sunkist orange juice no ice.
Roti stroberi dan hiburan di udara
Bagian yang paling menyenangkan justru datang dari anak lanang. Roti isi selai stroberi langsung dilahap sampai habis sambil bermain games.
Fasilitas multimedia di depan kursi juga membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan. Ada pilihan film, musik, hingga games yang dapat dimainkan melalui layar touch screen LCD 9 inci.
A short flight, a memorable first experience.
Begitulah cerita perjalanan Yogyakarta–Jakarta bersama Garuda Indonesia. Bukan sekadar soal penerbangan, tetapi juga tentang pengalaman pertama anak lanang naik pesawat. Sampai jumpa di cerita dolanan dan plesiran berikutnya.

waw... asyik bisa ke Jakarta mas. gimana rasanya? hehe... ada WAnya mas? pengen nanyak-nanyak tentang blog.
ReplyDeleteAnak saya cenderung tak suka snack dipesawat. jadi beli dari warung deh kalo berpergian.
ReplyDeleteAsik nih mas, bisa dicoba nih kalau mau traveling ke luar kota jg
ReplyDeletewah asyik bisa naik garuda
ReplyDeleteklo ke JKT saya baru bisa naik adiknya garuda, citilink, hehe
Menyenangkan sekali...snacknya dikemas rapi dan menarik ya Mas... Kacangnya enak deh
ReplyDeleteKalau jarak dekat kayak jakarta-lampung, snacknya roti yang saya kurang suka. kalau agak jauh, snacknya mulai beragam.
ReplyDeletekalau jauh, dapat paket komplit makan berat + desert yang biasanya puding.
minumnya nambah2
hihihi....
Meski si burung garuda agak mahal dari pada maskapai lainnya, tapi pelayanannya itu bagus banget. Termasuk snacknya juga
ReplyDeleteAku terbang beberapa kali, tapi belum pernah nyobain pake Garuda, hehe
ReplyDeleteSemoga lain waktu bisa terbang bersama Garuda
kenyamanan lainnya yang jadi alasan aku kalau terbang pake garuda emang ngingar snack sama makanannya hehehe
ReplyDeleteSnack Dan pelayanan OK garuda
ReplyDeletesaya paling seneng kalau udah dapat makan siang, terus ada jellynya itu lho.. wahahahaha
ReplyDeleteBiasanya kalau naik Garuda, saya selalu pesan apple juice :D
ReplyDeleteSeru ya liburan pake pesawat bersama keluarga :))
ReplyDeleteDari kecil sampe sekarang belum pernah rasain terbang naik pesawat gan.. hehe
ReplyDeleteApa lagi sama keluarga wah pasti seru tuh.
Saya belum pernah lho naik Garuda Indonesia....pasti seneng ya dapat snack....kapan2 mo nyobain maskapai yg satu ini biar sprti mas Adi dpt snack box hehehe
ReplyDeleteUdah lama banget ga ngerasain layanan di dalam pesawat gitu. -_-"
ReplyDelete