Royco x AADC: Bahasa Cinta yang Beda, Obat Rindu Cinta dan Rangga
adipraa.com – Ada rasa yang agak sulit dijelaskan ketika melihat Cinta kembali muncul. Bukan cuma karena karakternya sudah begitu melekat dengan Ada Apa dengan Cinta?, tetapi juga karena kemunculannya seperti membuka kembali pintu kenangan yang sudah lama kita tinggalkan.
Begitu melihat film pendek Royco x AADC: Bahasa Cinta yang Beda, saya langsung merasa seperti diajak jalan-jalan sebentar ke masa lalu. Film pendek ini masih hangat, baru dirilis di channel YouTube @roycoindonesia pada 14 September 2026.
Setelah Ada Apa dengan Cinta? pertama pada 2002 dan Ada Apa dengan Cinta? 2 pada 2016, tentu ada rasa penasaran tentang bagaimana kehidupan Cinta dan Rangga setelah perjalanan panjang mereka.
Film pendek ini memang tidak hadir sebagai AADC 3, tetapi buat saya sudah cukup menjadi obat rindu. Durasi yang singkat terasa seperti sebuah sapaan kecil kepada penonton lama.
Meski kali ini kita tidak mendapatkan kehadiran sosok Rangga secara langsung, kemunculan Cinta tetap membawa atmosfer yang familiar. Apalagi bagi yang mengikuti perjalanan ceritanya sejak film pertama.
Nostalgia yang Tidak Perlu Dipaksakan
Dulu kita mengenal Cinta sebagai anak SMA yang aktif, percaya diri, dekat dengan sahabat-sahabatnya, lalu perlahan dibuat bimbang oleh perasaannya kepada Rangga.
Enam belas tahun kemudian, kita melihat mereka kembali dalam AADC 2 dengan persoalan yang jauh lebih dewasa. Kini, Bahasa Cinta yang Beda seperti membuka sedikit pintu menuju babak berikutnya.
Kalau dulu pertanyaannya adalah apakah Cinta dan Rangga akan bersama, sekarang rasa penasaran berubah menjadi satu hal yang lebih dewasa: seperti apa kehidupan mereka setelah memilih untuk bersama?
“Bimbang” Melly Goeslaw, Masih Timeless
Salah satu bagian yang paling ngena buat saya tentu ketika “Bimbang” karya Melly Goeslaw kembali hadir. Lagu ini bukan sekadar soundtrack lama yang dipasang untuk nostalgia. Rasanya sudah menjadi bagian dari identitas AADC.
Begitu mendengar melodinya, pikiran seperti otomatis kembali ke dunia Cinta dan Rangga. Puisi, masa sekolah, perasaan yang belum terucapkan, sampai kebimbangan ketika jatuh cinta seolah muncul bersamaan.
Yang menarik, lagu ini tetap terasa cocok meskipun sudah lebih dari dua dekade berlalu. Itulah kenapa saya menyebutnya timeless. “Bimbang” tidak hanya mengingatkan pada film, tetapi juga bisa membawa kita kembali pada masa muda masing-masing.
Melly Goeslaw memang berhasil membuat lagu yang begitu menyatu dengan AADC. Mendengar “Bimbang” rasanya seperti mendengar soundtrack kehidupan Cinta dan Rangga sekaligus.
Lebih dari Sekadar Kolaborasi Brand
Bahasa Cinta yang Beda hadir melalui kolaborasi Royco x AADC. Memang, film pendek ini bagian dari kampanye sebuah brand. Namun, penggunaan karakter dan atmosfer AADC membuatnya terasa seperti sebuah cerita kecil, bukan sekadar iklan yang lewat begitu saja.
Pesannya juga cukup sederhana: setelah bertahun-tahun bersama, bahasa cinta bisa berubah bentuk. Tidak selalu berupa kata-kata romantis. Perhatian kecil, memasak, atau mengingat hal-hal yang disukai pasangan bisa menjadi cara lain untuk mengatakan, “Aku masih peduli.”
Cinta dan Rangga, Masih Punya Cerita?
Pada akhirnya, Royco x AADC: Bahasa Cinta yang Beda memang hanya sebuah film pendek. Tetapi kemunculannya berhasil melakukan satu hal penting: membuat saya kembali membuka kenangan tentang AADC setelah sekian lama.
Tidak perlu cerita panjang. Cukup Cinta muncul, sedikit nuansa AADC, lalu “Bimbang” terdengar.
Mungkin itu yang membuat AADC tetap menarik. Ceritanya boleh berlalu, para karakternya boleh bertambah dewasa, dan penontonnya pun sudah menjalani kehidupan masing-masing.
Tetapi beberapa cerita memang punya cara sendiri untuk kembali ketika kita tidak sedang mencarinya.
Ada Apa dengan Cinta? 3.
Bukan untuk mengulang kisah lama, tetapi untuk membuka babak baru. Karena setelah perjalanan sejauh ini, rasanya kita masih ingin tahu...

Oh, ada kelanjutannya ya. Memang bikin penasaran ya
ReplyDeleteIya nih Mamah Tira, ternyata masih ada lanjutannya 😄 Jadi makin penasaran. Kalau sudah begini, mau nggak mau berharap nunggu kelanjutannya juga, hehe.
Delete