Thursday, 31 January 2019

Mengenal Nasi Tumpeng

adipraa.com - Nasi Tumpeng, salah satu makanan khas Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri dalam penyajiannya. Biasanya, menu nasi tumpeng disajikan pada acara kenduri atau acara perayaan syukuran dalam masyarakat jawa.
Nasi Tumpeng | adipraa.com
Nasi Tumpeng

Dilihat dari namanya, kata "tumpeng" berasal dari bahasa Jawa. Tumpeng sendiri merupakan sebuah akronim bahasa jawa yakni "metu kudu sing mempeng". Akronim jawa yang mengandung pengertian bahwa ketika kita sudah bertekad janganlah ada rasa ragu-ragu. Intinya harus pe-de alias percaya diri.

Kembali ke menu nasi tumpeng yang penyajiannya memiliki kekhasan tersendiri. Sejarahnya, tradisi membuat nasi tumpeng digunakan sebagai persembahan kepada gunung-gunung dimana para leluhur bersemayam di dalamnya.

Secara geografis Indonesia dikelilingi oleh banyak gunung berapi, terutama di pulau Jawa. Itulah mengapa nasi tumpeng dibuat mengerucut layaknya bentuk gunung. Dan disekelilingnya diberi aneka macam lauk yang jumlahnya 7 (tujuh), bahasa jawanya pitu yang dapat diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan. Nah, masyarakat jawa dahulu membuat nasi kuning ini untuk meminta perlindungan dan pertolongan.
Memotong Nasi Tumpeng | adipraa.com
Memotong Nasi Tumpeng

Karena nasi tumpeng memiliki filosofi yang sangat kuat, menu ini biasanya disajikan saat akan mengadakan berbagai macam acara syukuran seperti ulang tahun, pernikahan, sunatan dan acara khusus lainnya.

Membuat nasi tumpeng memang sedikit njelimet, karena banyak sekali bahan pelengkap yang harus dipersiapkan. Namun jangan khawatir, kalau kesulitan dalam membuatnya, ada banyak tempat pemesanan nasi tumpeng yang disesuaikan dengan jenis acara. Banyak sekali jasa catering di suatu wilayah yang melayani pembuatan nasi tumpeng, di Jakarta Barat misalnya, ada Royal Snack Box. Jasa Catering yang jual Snack Box Jakarta Barat ini juga melayani pembuatan nasi tumpeng.

Nasi tumpeng dan lauk pauknya memiliki makna serta filosofi yang unik. Olahan khas nusantara yang memperkaya ragam kuliner di Indonesia. Yuk, kita makan nasi tumpeng! Jangan lupa berdoa sebelum makan ya. FIN.

Previous Post
Next Post
Related Posts

6 comments:

  1. Saya di Pekanbaru jarang sekali rasanya makan tumpeng, bukan adatnya kali ya haha..

    Sekarang ga ada lagi nyerahin tumpeng ke gunung-gunung kan ya mas? Gawat sekali kalau masih T.T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Skg hny tradisi bikin tumpengnya aja, nyerahinnya ke perut aja, alhamdulillah bikin kenyang.:D

      Delete
  2. Dari dulu kalo ada nasi tumpeng suka serbu duluan, yang diincer malah garnisnya kayak tomat sama daun selada.

    ReplyDelete
  3. Nasi kuning itu mah, hanya di kerucutkan saja wkwk

    ReplyDelete
  4. Aku suka nasi tumpeng :) BIasanya pesan pas ada acar syukuran ulang tahun atau arisan. Enak orek telur dan tempenya. Ada ayam juga, perkedel, sambal, urap. Teri juga doyan hehehe, ah jadi lapar!

    ReplyDelete