The Nash: Legend on Wheels
Casting Hot Wheels yang lahir dari ajang Hot Wheels Legends Tour 2019. Bentuknya mungil, karakternya nggak main-main.
Hai! Semangat pagi, sahabat diecaster! Kali ini saya mau mengajak kalian melihat salah satu casting Hot Wheels yang punya cerita cukup menarik. Namanya adalah The Nash dari seri HW Dream Garage.
Casting ini bukan sekadar mengambil bentuk mobil klasik lalu dijadikan diecast. The Nash merupakan versi mini dari mobil modifikasi yang menjadi pemenang Hot Wheels Legends Tour 2019.
01 / The Story Dari Nashole jadi The Nash
The Nash sebenarnya memiliki nama asli The Nashole. Namun nama tersebut kemudian diganti menjadi The Nash, kemungkinan karena pengucapannya terdengar mirip dengan sebuah ekspresi yang dianggap agak kasar.
Mobil asli yang menjadi basis casting ini adalah Nash Metropolitan, sebuah mobil klasik yang unik. Mobil dua kursi ini dirancang oleh William Flajole dan diproduksi serta dipasarkan pada periode 1953 hingga 1961.
- Basis mobil: Nash Metropolitan
- Periode produksi: 1953–1961
- Kontes: Hot Wheels Legends Tour 2019
- Diecast: Hot Wheels The Nash
- Seri: HW Dream Garage
02 / Legends Tour Dari mobil kontes ke rak koleksi
Nash Metropolitan tersebut kemudian dimodifikasi untuk mengikuti Hot Wheels Legends Tour oleh Greg Salzillo dan Dave Ford.
Hasil modifikasi tersebut akhirnya menjadi pemenang dan kemudian diwujudkan ke dalam bentuk diecast Hot Wheels.
03 / Why I Like It Awalnya gara-gara Instagram
Saya sendiri mulai tertarik dengan diecast ini setelah melihat feed Instagram milik Greg Salzillo melalui akun @jlscustoms.
Di sana ada berbagai foto dan video menarik dari The Nash versi aslinya. Yang paling menarik perhatian saya tentu saja tampilannya. Warna turquoise-nya terlihat keren, tetapi suara mesinnya justru terdengar jauh lebih garang dari penampilannya.
04 / Casting Check Mari lihat versi 1:64-nya
Lanjut ke penampakan diecastnya. The Nash merupakan model baru di tahun 2021 dengan urutan 1 dari 250.
Tampo yang digunakan cukup simple. Ada trim base berwarna putih dan silver pada bagian samping. Secara keseluruhan, detailing-nya dibuat mendekati versi aslinya.
Pada bagian hood terdapat aksen rusty berupa tampo cokelat seperti karat. Detail ini memberikan kesan mobil tua yang sudah mengalami perjalanan panjang.
Untuk rodanya sendiri menggunakan tipe Skinny Wheel 5 Spoke dengan warna biru.
05 / Wishlist Kalau ada versi premium?
Jujur, saya berharap castingan ini suatu saat memiliki versi premium. Saya penasaran bagaimana detail knalpot dan mesin yang menonjol pada bagian kap depannya jika dibuat dengan spesifikasi premium.
Dan yang tidak kalah menarik tentu saja: bagaimana wujud ban karetnya?
Buat saya, hal seperti inilah yang membuat hobi mengoleksi diecast terasa semakin seru. Kita bukan hanya menyimpan mobil kecil di rak, tetapi juga menyimpan cerita, desain, dan sedikit sejarah di baliknya.
Terima kasih sudah mampir dan membaca artikel hobi kali ini. Semoga bisa menjadi tambahan referensi buat sahabat diecaster.
Salam Diecaster Indonesia. Bye!
sebagai penikmat hotwheels yang murah-murah di indomaret, ngeliat mobil bagus gini jadi tercengang wkwkwkwk
ReplyDeletebang napa video lebih lengkap daripada tulisaaan hahaha..
Sudah meluncur ke yutup buat like bang
Makasih bang likenya, subretnya juga ya bang Andie. Bang napa video lebih lengkap daripada tulisa? Biar kepoin videonya bang... hehehe.
Deletewkwkwkwk
Deletedah di like, sabskreb dan komen bang lengkap :))
Bener juga ya namanya pantas diubah, kalau ngga .. duh jadi ingatan kata umpatan kayak di pilem Hollywood, wwkkk 😂.
ReplyDeleteKetjeh banget modif hotwheelnya,pantas kalau jadi juara !.
Semoga channel yutub-nya makin sukses, mas Adi.
Halo Mas Himawan, makasih supportnya mas.
Deletepenampakan diecastnya kelihatan laki banget ya..warna turqoise metalik
ReplyDeletebagus sih..
coba kukepoin video youtubenya
Keren nih mobilnya,,,saya juga ada teman yang hobi ngoleksi mobil hw...mobil-mobilnya itu dipajang disemacam rak yang didalam rak itu terdapat semacam sekat seukuran mobilnya...dalam satu rak masuk sekitar 50 mobil...saya aja yang tidak hobi ngoleksi mobil hw juga suka lihatnya...
ReplyDelete