Sunday, 10 December 2017

Enjoy Mural Jogja: Tugu Jogja dalam Beragam Gaya Mural di Sudut Kota

Enjoy Mural Jogja • Tugu Edition

Tugu Jogja On The Wall

Satu landmark, banyak interpretasi. Menyusuri beberapa mural yang mengabadikan Tugu Jogja dalam gaya street art di berbagai sudut kota.

Adipraa Report • Street Art + Heritage

adipraa.com - Bukan sembarang tugu, monumen yang tingginya sekitar 15 meter ini memiliki sejarah istimewa bagi warga Yogyakarta.

Tugu Jogja merupakan landmark yang menjadi ciri khas kota Yogyakarta. Bangunan bersejarah ini berdiri kokoh di tengah simpang empat antara Jalan Sudirman, Jalan AM Sangaji, Jalan Diponegoro dan Jalan Mangkubumi.

Mural Tugu Jogja di Hotel Yellow Star Gejayan | adipraa.com
Mural Tugu Jogja di Lobby Hotel Yellow Star Gejayan
01

Bukan Sekadar Landmark

Semula, bangunan ini dinamakan Tugu Golong-Gilig karena wujud awalnya berupa tiang panjang berbentuk Gilig atau silinder dengan ujung atasnya berbentuk Golong atau bulat.

Dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I, tinggi bangunan Tugu Golong-Gilig ini dahulu mencapai sekitar 25 meter, lebih tinggi dari yang ada sekarang.

Seperti yang telah diketahui, tugu ini menjadi simbol eratnya hubungan antara raja dan rakyatnya. Secara religi, bangunan ini juga memiliki makna hubungan antara manusia dan Sang Pencipta.

1755 Awal pembangunan
25 M Tinggi dahulu
15 M Sekitar tinggi kini
Mural Tugu Jogja di kawasan Kotabaru Yogyakarta | adipraa.com
Mural Tugu Jogja di kawasan Kotabaru Yogyakarta
Heritage Note

Tugu Golong-Gilig digunakan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I sebagai patokan arah saat hendak melakukan meditasi yang menghadap puncak Gunung Merapi.

Sebuah bangunan yang memiliki nilai simbolis dimana terdapat garis imajiner yang menghubungkan Laut Selatan, Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan Gunung Merapi.

Mural Tugu Jogja di Tembok UNY - Gejayan | adipraa.com
Mural Tugu Jogja di Tembok UNY - Gejayan
02

Dari Golong-Gilig Menjadi Tugu Putih

Bentuk tugu berubah pada tahun 1889, direnovasi pada masa kolonial Belanda karena runtuh akibat gempa bumi.

Tugu dengan bentuk baru seperti yang kita lihat sampai sekarang dikenal dengan nama De Witt Paal atau Tugu Putih.

Penamaan ini berdasarkan warna cat tugu yang dari dulu hingga kini tak pernah berubah yaitu putih. Pada bagian paling atas tugu tidak lagi bulat dan telah berganti wujud menjadi kerucut yang runcing dengan warna emas.

Mural Tugu Jogja di Wilayah Bumijo | adipraa.com
Mural Tugu Jogja di Wilayah Bumijo
03

Mural Tugu di Sudut Kota

Tugu Jogja mengalami renovasi kembali pada tahun 2012 lalu. Renovasi ini dilakukan oleh Dinas Kebudayaan DIY yang merupakan bagian dari proyek revitalisasi bangunan cagar budaya.

Renovasi pada saat itu bertujuan untuk lebih memperindah Tugu Jogja agar dapat dinikmati warga masyarakat sebagai bangunan heritage yang membanggakan.

Mural Tugu Jogja di Wilayah Joyonegaran | adipraa.com
Mural Tugu Jogja di Wilayah Joyonegaran
Tugu sebagai Ikon

Bentuk khas Tugu Jogja begitu mudah dikenali, sehingga kerap menjadi objek visual dalam karya seni dan mural di berbagai sudut kota.

Heritage di Dinding

Ketika landmark kota masuk ke dinding, sejarah dan identitas Jogja hadir dengan bahasa visual yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Satu Tugu, banyak cerita. Satu kota, banyak cara untuk mengingatnya.”
Enjoy Mural Jogja • Adipraa
TUGU JOGJA
ON THE WALL
Dari landmark kota menjadi inspirasi street art di berbagai sudut Jogja.

Enjoy Mural Jogja

Karena keistimewaannya, banyak mural yang menggambarkan bangunan yang menjadi landmark Jogja satu ini.

Dan Enjoy Mural Jogja kali ini merangkum beberapa spot mural yang menampilkan Tugu Jogja.

Enjoy it! Maturnuwun.

adipraa.com • Enjoy Mural Jogja • Tugu Edition
#EnjoyMuralJogja   #MuralJogja   #TuguJogja   #Jogja   #Yogyakarta   #Heritage   #StreetArt   #Adipraa
The Blogger

  1. Tugu Golong Gilig, memiliki nilai simbolis dimana terdapat garis imajiner yang menghubungkan Laut Selatan, Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan Gunung Merapi. Pengetahuan begini bagus buat pengetahuan pengunjung yogyakarta. Salam ayahblogger.com

    ReplyDelete
  2. tunggu aku, jogja. I'll be home at the end of this year insyaAlloh.

    ReplyDelete
  3. wah palaing suka mural2 jalanan yang bagus2

    ReplyDelete
  4. Nyampe di jogja aku langsung goes nih mas, buat ngeliat tugu jogja, namun blm sempet ambil gambar

    ReplyDelete
  5. Jogja selalu menawarkan destinasi dan perkembangan wisata yang selalu bikin candu
    #muraljogja

    ReplyDelete
  6. Bagus-bagus sekali muralnya! :D
    Jadi bikin tambah indah ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seindah perhatianmu pada blog kecil ini. Makasih kunjungannya mas Agung Rangga.

      Delete
  7. Keren-keren muralnya, Mas. Kebetulan bulan Januari nanti InsyaAlloh mau ke Yogya. Jadi pengen liat secara langsung.

    Salam kenal :)

    ReplyDelete
  8. "garis imajiner yang menghubungkan Laut Selatan, Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan Gunung Merapi."

    ngeri pas baca bagian ini. Kaya ada mistis2nya..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
  9. Sekarang pagar pun bisa jadi hiadan ya dengan seni mural

    ReplyDelete
  10. sebenernya seni mural ini bagus lho mas kalo bener dirawat, cuma dibeberapa sudut kota jogja muralnya kalah sama poster-poster acara yang ditempel sekenanya

    ReplyDelete
  11. Tugunya bukan sekedar tugu tapi memiliki arti dan sangat melekat di masyarakat sebagai icon jogja..
    dan muralnya selalu keren la

    ReplyDelete
  12. Makin manarik hati para wisatawan nih kalau ke Jogja trus Tugu nya ini berhiaskan mural. Semoga ada pesan moral dibalik keindahan lukisan mural ya.

    ReplyDelete
  13. Mural ini sebenernya bagus kalau dibuat lebih serius lagi. Macam di Melaka atau Penang. Bahkan di Singapura (meski sedikit) bisa jadi ikonis. Di kita seringnya terbentur biaya. :'(

    ReplyDelete
  14. Jogja emang istimewa ;) selalu istimewa

    ReplyDelete
  15. perdana, salam kenal.. bisa mural kah bang?
    saya masih suka kagum dengan kesenian mural..
    kadang mikir, kok bisa ya?
    sedangkan saya gambar lingkarn aja bentukx masih suka oval..^^

    aproud lah untuk semua senimn mural...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalah saya yang gambar persegi masih ga adil sama sisi. Saya hanya penikmat mural. Sekedar mengisi artikel di blog kecil ini.

      Delete
  16. Sudah pernah ke Jogja dan alhamdulillah sudah ke tugu jogja,, tapi belum liat mural" yang keren ini.. :)

    www.rudihartoyo.com

    ReplyDelete