Spot Wisata Keluarga Di Yogyakarta Berlarian Kesana-Kemari Di Pantai Teleng Ria Pacitan OMG, Ada Jajanan Dan Mainan Masa Kecil Di Mbokjajan Arung Jeram Di Sungai Progo Bersama Arus Progo Rafting Bahagia Bersama Keluarga Di Taman Rekreasi Selecta Berfoto Bersama Keindahan Pantai Siung Di Atas Batu Karang

Thursday, 22 February 2018

Kelainan Refraksi Pada Mata

adipraa.com - Aloha! Untuk mengisi label kesehatan yang udah lama tidak update, artikel kali ini mengulas kelainan refraksi pada mata ya gaes! Apa itu kelainan refraksi? Adalah kelainan pada mata dimana mengalami penyimpangan sinar-sinar sejajar yang dipantulkan dari benda yang dilihat, namun sinar-sinar tersebut dibiaskan oleh lensa mata dalam keadaan rileks tidak tepat pada retina. Yuk, simak beberapa kelainan refraksi pada mata dan cara penanganannya dalam artikel kali ini:
Kelainan Refraksi Pada Mata | adipraa.com
Kelainan Refraksi Pada Mata

Astigmatism

Kelainan refraksi pada mata yang pertama ini sering disebut juga dengan mata silinder. Astigmatism yaitu kelainan ketajaman penglihatan yang disebabkan karena penderita tidak dapat melihat sama jelas pada gambar di satu bidang datar sehingga tampak berbayang dalam melihat benda jauh. Penderita Astigmatism memiliki kelengkungan kornea tidak sama dan permukaannya tidak rata. Untuk mengkoreksi kelainan refraksi ini digunakan lensa cylindris.

Hipermetrop

Ketajaman penglihatan kabur baik itu melihat jauh maupun dekat. Inilah yang dikeluhkan penderita dengan kelainan refraksi hipermetrop. Keluhan yang dirasakan adalah buram saat melihat benda jauh maupun dekat. Keluhan lain yang dirasakan yakni mata cepat lelah, pusing dan sering berair. Penyebabnya adalah sumbu bola mata yang terlalu pendek atau daya bias lensa mata yang terlalu lemah. Untuk mengkoreksi kelainan refraksi satu ini digunakan lensa plus atau cembung.

Myopia

Inilah kelainan refraksi yang saya alami, yaitu myopia atau rabun jauh. Untuk melihat objek jauh lemah. Terjadinya penurunan ketajaman penglihatan jauh ini disebabkan karena penderita myopia memiliki sumbu bola mata yang terlalu panjang atau daya bias lensa mata yang terlalu kuat. Tentu saja keluhan yang dirasakan adalah buram saat melihat benda jauh. Sama seperti kelainan refraksi Hypermetrop, keluhan lain yang dirasakan adalah mata cepat lelah, pusing dan sering berair. Untuk kelainan ini dapat dikoreksi dengan pemberian kaca minus atau cekung.

Presbiop

Kelainan refraksi ini sering disebut juga dengan rabun tua. Adalah bentuk gangguan atau kelainan refraksi dimana makin berkurangnya kemampuan akomodasi mata sesuai dengan makin bertambahnya umur. Rata-rata terjadi pada penderita yang telah berusia di atas 40 tahun. Setelah umur itu umumnya seseorang akan membutuhkan kacamata baca untuk mengkoreksi kelaianan refraksi presbiop ini.
Baca juga: Pilihan Kacamata Berkualitas dan Pelayanan Terbaik di Optik Tunggal
Beberapa kelainan refraksi yang telah disebutkan biasanya dapat diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Berikut ini beberapa penanganan yang dilakukan untuk mengkoreksi penglihatan pada mata yang memiliki kelainan refraksi, antara lain:
  • Penanganan secara konvensional biasanya dilakukan dengan pemakaian kacamata, pemberian resep kacamata sebaiknya diberikan maksimal sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Gunanya untuk merangsang saraf penglihatan agar dapat melihat sesuai penglihatan normal;
  • Pemakaian lensa kontak adalah alternatif penanganan lainnya yang dapat dilakukan. Namun penggunaan lensa kontak ini dituntut lebih dalam menjaga kebersihan mata;
  • Lasik atau bedah refraktif. Sebuah tindakan pembedahan yang dilakukan dengan jalan penipisan atau irisan pada kornea untuk mengurangi tebalnya. Untuk tindakan ini pada umumnya dilakukan setelah berumur lebih dari 18 tahun dengan asumsi bentuk bola mata telah maksimal dan penderita lebih kooperatif;
  • Clear Lens Extraction (Bedah lensa jernih). tindakan ini dilakukan pada penderita kelainan refraksi myopia dengan besar minus yang sangat tinggi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi lasik. Selain itu juga bisa dipasang lensa di depan iris (Phakic Lens).
Itulah informasi tentang kelainan refraksi pada mata dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk tersenyum ya. Karena hati dan perasaan senang itu adalah obat yang paling mujarab. Keep smile! Maturnuwun.
Previous Post
Next Post
Related Posts

3 comments:

  1. Banyak juga ya jenis kelainan mata.. Sepertinya saya sama kaya mas, mengalami miopi dimana pandangan agak kabur ketika melihat benda atau seseorang dikejauhan...

    ReplyDelete
  2. Wahhh bermanfaat bgt infonya bagi sy yang punya masalah dgn mata bang..tx

    ReplyDelete
  3. sangat bermanfaat artikelnya , kunjungan dari softkini.blogspot.co.id

    ReplyDelete