adipraa.com - Menikmati suasana sore di Jogja memang selalu punya cara tersendiri untuk terasa lebih hangat dan berkesan, apalagi jika ditemani dengan kuliner khas yang sederhana namun penuh cita rasa. Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman menikmati makan sore di Mie Lethek Mak Juedes, sebuah warung makan yang menawarkan sensasi kuliner tradisional dengan suasana alam yang masih asri. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin sejenak menjauh dari hiruk pikuk kota dan menikmati ketenangan sambil menyantap hidangan khas Jogja.
Warung ini berlokasi di Jl. Raya Kaligesing, Krikil, Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berada di pinggir jalan dengan pemandangan hamparan sawah yang luas dan menenangkan. Saat sore hari, suasana di sini terasa begitu syahdu, dengan angin sepoi-sepoi dan cahaya matahari yang mulai meredup menciptakan nuansa yang damai. Pemandangan ini menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman makan tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang suasana.
Menu yang ditawarkan di warung ini cukup sederhana, namun justru di situlah daya tariknya. Pilihan utamanya adalah mie lethek, yaitu mie tradisional khas Jogja yang terkenal dengan warna kusam alaminya karena tidak menggunakan pewarna buatan. Di sini tersedia mie lethek rebus dan mie lethek goreng, yang masing-masing memiliki cita rasa khas. Untuk minuman, tersedia wedang uwuh yang hangat dan menyehatkan, serta pilihan yang lebih umum seperti teh dan jeruk.
| Mie Lethek Goreng |
Pada kunjungan kali ini, saya memutuskan untuk memesan mie lethek goreng. Hidangan ini disajikan dengan tampilan sederhana namun menggugah selera. Aroma bumbu yang khas langsung tercium saat hidangan datang ke meja. Saat pertama kali dicicipi, rasa gurihnya langsung terasa, dengan tekstur mie yang kenyal dan tidak lembek. Yang membuat pengalaman makan ini semakin istimewa adalah tambahan cabe rawit yang saya nikmati bersama mie tersebut. Sensasi pedas dari cabe rawit benar-benar meningkatkan cita rasa, membuat setiap suapan terasa lebih nikmat dan menggugah selera.
| Kerupuk Rambak |
Hal menarik lainnya adalah di setiap meja makan tersedia krupuk rambak yang bisa langsung dinikmati sebagai pelengkap. Kehadiran krupuk rambak ini memberikan tekstur renyah yang kontras dengan mie lethek yang lembut, sehingga menciptakan kombinasi rasa dan tekstur yang semakin kaya. Sederhana, tapi justru di situlah letak kenikmatannya. Kalau sahabat ingin menghadirkan suasana serupa di rumah atau warungnya, penyajian camilan juga bisa dibuat lebih rapi dan menarik dengan Keranjang Serbaguna Plastik Bee Plast. Selain praktis, keranjang ini membantu menata krupuk atau snack agar tetap bersih dan mudah diambil saat makan bersama. Yuk, cek produknya di sini 👉 Keranjang Serbaguna Plastik Bee Plast klik link dan lihat sendiri kepraktisannya!
| Pemandangan hamparan sawah |
Suasana makan di warung ini terasa sangat santai dan bersahaja. Tidak ada kesan mewah, namun justru memberikan kenyamanan tersendiri. Duduk sambil menikmati mie hangat dengan latar belakang sawah yang luas memberikan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Ini adalah tipe tempat makan yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menenangkan pikiran. Selain itu, harga yang ditawarkan juga cukup ramah di kantong, sehingga cocok untuk semua kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun keluarga. Dengan porsi yang cukup mengenyangkan dan rasa yang autentik, warung ini menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati kuliner khas Jogja tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Pengalaman makan sore di Mie Lethek Mak Juedes ini sangat berkesan. Mulai dari lokasi yang menawarkan pemandangan alam yang indah, menu sederhana namun lezat, hingga suasana yang nyaman, semuanya berpadu menjadi pengalaman kuliner yang menyenangkan. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang sedang mencari alternatif wisata kuliner di Jogja, khususnya di wilayah Kulon Progo.
Jika sahabat adipraa sedang berada di area ini dan ingin merasakan suasana makan yang berbeda, jauh dari keramaian kota, tidak ada salahnya mampir ke Mie Lethek Mak Juedes. Nikmati mie lethek hangat, tambahkan sedikit cabe rawit, lengkapi dengan krupuk rambak, dan biarkan suasana sore di pedesaan Jogja memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Link Google Map:

Belum pernah coba ini mie lethek judes, heheh. Namanya unik sekali. Kapan kapan bakalan kucoba makan mie disini bareng temen"
ReplyDeleteBentuknya agak aneh, tapi bikin penasaran ya. Itu bahan dan bumbunya apa saja ya? Pengen coba bikin
ReplyDeleteMie lethek ini menarik karena termasuk kuliner tradisional yang punya ciri khas. Aku suka makanan seperti ini karena punya rasa autentik. Apalagi kalau dibuat dengan cara tradisional, pasti ada keunikan tersendiri
ReplyDeleteDuh, baca ulasan Mie Lethek-nya jam segini bener-bener cobaan banget buat perut. Hahaha. Padahal Mie Lethek itu tampilannya sederhana ya, tapi kalau udah Mak Juedes yang bikin, kayaknya rasanya nggak main-main. Makasih ya Mas udah berbagi referensi kuliner hidden gem di Kulon Progo, langsung masuk list wajib mampir nih!
ReplyDeleteWah bihun. Kesukaan anak-anakku yang bangkan masih umur 6 tahun. Kalau ke Jogja wajib coba inih. Pasti mereka suka banget.
ReplyDeleteInsya Allah mampir kalau nanti jalan-jalan ke kulon progo...
ReplyDeleteAh..aku tuh masih penasaran dg Mi Lethek Jogja, bbrp kali gagal terus nyicip. Baca ini jadi makin pengen deh. Trims review mi lethek nya yaa..mudah2an bs nyicip juga ke sana
ReplyDeleteJujur, baca review ini bikin ikut ngerasain suasana Kulon Progo yang sederhana tapi hangat. Mie lethek memang punya daya tarik yang unik dari tampilannya yang apa adanya sampai rasanya yang justru kaya dan autentik. Apalagi kalau diingat, mie lethek itu bukan sekadar makanan, tapi bagian dari warisan kuliner yang dibuat dari bahan alami tanpa pengawet, jadi terasa lebih jujur dan dekat dengan tradisi.
ReplyDeleteMie lethek nih kalau dilihat-lihat hampir mirip bihun ya? Apa emang bihun yang dipakai?
ReplyDeleteKalau dilihat dari warnanya, pucat gitu kayak kurang bikin selera sih. Cuma, kita memang nggak bisa merasakan makanan hanya dari apa yang terlihat. harus dicobain dulu. Biar yakin kalau mie lethek goreng yang dipesan emang se-nikmat itu ya, Kak.
Wah, mie letheknya kelihatan menggoda banget, jadi pengin ikut nyobain langsung ke Kulon Progo. Review seperti ini selalu bikin lapar dan senang dibaca, apalagi kalau ditulis dengan gaya yang ringan seperti ini.
ReplyDeletepenampilan mie lethek unik ya, sekilas sih bahanya pakai soun ya kak? saya jaid penasaran nih, apalagi saya suka banget per-mie-an, kalauke jogya saya sempetin ke sini ah
ReplyDeleteNamanya unik tapi yang bikin penasaran tu mie-nya yang kecil dan tipis. Apakah bahannya mirip bihun/sohun gitu mas? Jadi penasaran pengen cobain juga
ReplyDeleteMie Lethek Goreng sederhana, tapi tetap menggugah selera ya. Apalagi suasananya itu. Bikin adem dan seneng saat makan. Btw, dilihat sekilas, mienya kaya bihun, tapi sepertinya bukan. Pengen coba deh
ReplyDeleteMie Lethek Goreng sederhana, tapi tetap menggugah selera ya. Apalagi suasananya itu. Bikin adem dan seneng saat makan. Btw, dilihat sekilas, mienya kaya bihun, tapi sepertinya bukan. Pengen coba deh
ReplyDeleteWah tumben nih pake bihun ya kak? Aku lbh suka mie kuning biasa tuh. Tp mgkn itu keunikan mie Mak Juedes. Kyk warung mie sebelah nih, mie Judes. Ini sih kalo org Jawa selalu ngomongnya gt, ditambah u/o utk mengesankan lebih. Jadi kalo juedes itu artinya judes bgt. Wkwk.
ReplyDeleteNamanya menjual bgt nih. Biar viral. Tp emg jd viral sih. Apalagi kalo harganya terjangkau gt. Pas di area yg bnyk mahasiswa lagi.
Saat saya melihat tempat makannya saya jadi ingat saat menikmati makan di angkringan di Jogja juga , makan pinggir sawah dan bisa melihat kereta yang lewat dari kejauhan. aSeru banget. Naah ini juga pasti seru, makan mie lethek mak judes,,,melihat dari penampakannya saja sudah emnggiurkan. Ini mie atau bihun yaa kak? kalau saya lihat seperti bihun.
ReplyDeleteKalau pemandangan alamnya seperti itu, memang bikin makin maknyus buat sambil menikmati santapan. Ada rasa betahnya. Belum lagi ada angin sepoi-sepoi, makin klop deh. Ditambah sambil nyicipin Mie Lethek Mak Juedes ini yang strategis ya lokasinya
ReplyDeleteMie Lethek Mak Juedes di Kulon Progo menjadikan kuliner lebih menyenangkan..
ReplyDeleteKarena suasananya yang khas dan mie-nya gak terlalu empuk, ini kusukaa...
Btw, ini mienya bihun kah?
saya baru tahu tentang mie lethek ini kalau lihat fotonya kayak bihun gitu ya kecil-kecil gitu mienya jadi penasaran nih diriku sama menu mie lethek ini, mas. semoga nanti bisa ke jogja lagi dan nyobain langsung masakan ini
ReplyDeleteDari dulu penasaran dengan mie lethek ini karena namanya unik dan khas
ReplyDeletesemoga suatu bisa cobain referensinya mas, apalagi spotnya menarik nih, menyejukkan mata